Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Tergoda Cicilan 0% Kartu Kredit? Ketahui Dulu Info Penting Ini

Promo cicilan 0% dari kartu kredit memang sering bikin tergoda. Sebab, kita jadi bisa membeli barang dengan menggunakan skema cicilan tanpa dikenakan beban bunga. Pengeluaran yang semula besar pun dapat dipecah ke dalam nominal yang lebih kecil, sesuai lamanya masa cicilan.

Alhasil, pembayaran jadi terasa jauh lebih ringan dan sisa uang yang dimiliki bisa digunakan untuk keperluan lain. Tanpa perlu mengusik dana tabungan, tinggal gesek, barang yang dibutuhkan tetap bisa terbeli. Siapa pun jadi sulit untuk tidak tergiur dengan promo kartu kredit yang satu ini.

Eits, tapi jangan senang dulu. Sebab, tanpa mengetahui aturan main cicilan 0% kartu kredit, bukan tidak mungkin kondisi keuangan malah jadi memburuk.

Sebelum buru-buru tergiur tawaran cicilan 0% untuk kartu kredit, pahami dulu beberapa hal penting di bawah ini.

Cicilan 0% Kartu Kredit

Aturan main cicilan 0%

Pada dasarnya, cicilan 0% merupakan program cicilan untuk pemegang kartu kredit, tanpa adanya penyertaan bunga atau sering juga disebut sebagai program bunga 0%. Artinya, selama periode cicilan, tagihan yang perlu dibayar hanya berupa tagihan pokok tanpa penambahan beban bunga sama sekali.

Misalnya, jika kamu membeli smartphone seharga Rp 5 juta dengan program cicilan 0% dan tenor cicilan selama 5 bulan, maka setiap bulannya tagihan yang harus dibayar adalah sebesar Rp 1 juta.

Seperti yang kita tahu, transaksi menggunakan kartu kredit hanya bisa dilakukan jika limit kartu kredit masih memadai, termasuk saat memanfaatkan promo cicilan 0%. Jika sisa limit kartu kreditmu sebesar Rp 5 juta, tentu saja kamu tidak bisa membeli barang seharga Rp 7 juta.

Sebab, limit kartu kredit akan otomatis terpotong sebesar nominal transaksi yang dilakukan.

Jadi, jika kamu membeli gadget seharga Rp 5 juta menggunakan kartu kredit berlimit Rp 6 juta, sisa limit yang bisa digunakan tinggal Rp 1 juta. Limit kartu kredit akan bertambah sejalan dengan pembayaran angsuran cicilan setiap bulannya.

(Baca:7 Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit yang Aman dan Terpercaya)

Pahami syarat dan ketentuan program cicilan 0%

Seperti program kartu kredit lainnya, penawaran cicilan 0% juga memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda, tergantung kebijakan bank penerbit kartu kredit terkait. Jika tidak jeli terkait hal ini, bisa-bisa kamu malah berujung rugi.

Persyaratan program cicilan 0% biasanya meliputi masa berlaku program, merchant yang bekerja sama, minimal dan maksimal nilai transaksi, periode cicilan, serta kategori produk yang bisa dibeli menggunakan program ini.

Selain itu, jika kamu baru pertama kali bertransaksi menggunakan program cicilan 0%, jangan lupa untuk mengaktifkan program cicilan 0% dengan menghubungi call center bank penerbit kartu kredit terkait.

Biasanya, proses aktivasi ini membutuhkan waktu mulai dari 5 hingga 14 hari kerja, hingga pembelanjaan diproses ke dalam layanan cicilan 0%. Jika lupa mengaktifkan layanan ini, jangan kaget saat menerima tagihan kartu kredit, karena tetap ada biaya bunga yang dikenakan.

Perhatikan biaya cicilan 0%

Bebas bunga, bukan berarti bebas biaya. Dalam layanan cicilan 0%, biasanya terdapat biaya administrasi dan pajak yang ditanggung pemegang kartu kredit. Besarannya mulai dari 3-4 persen dari total transaksi, tergantung pada bank penerbit kartu kredit atau merchant terkait.

Meski begitu, ada pula merchant yang bersedia menanggung kedua jenis biaya ini, sehingga kamu tak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi.

Pastikan juga transaksi yang dilakukan tidak melebihi limit kartu yang ditetapkan. Sebab jika tidak, kamu akan dikenakan biaya over limit dengan besarannya mulai dari Rp 40-150 ribu.

Selain itu, beberapa bank juga akan mengenakan biaya penalti, jika kamu melakukan pelunasan sebelum jatuh tempo. Sebagai contoh, kartu kredit BCA mematok biaya penalti pelunasan dipercepat sebesar Rp 100 ribu per transaksi.

Telat bayar, promo bebas bunga jadi percuma

Sudah mengajukan permintaan program cicilan 0%, tapi telat membayar tagihan? Sama saja bohong. Sebab, jika terlambat membayar tagihan kartu kredit, kamu akan dikenakan denda keterlambatan atau penalti yang menambah beban tagihan.

Penerbit kartu kredit biasa mematok denda keterlambatan sekitar 3 persen dari total tagihan atau sebesar nilai maksimum yang telah ditetapkan penerbit kartu kredit. Dengan kata lain, manfaat cicilan 0% hanya bisa dirasakan jika kamu disiplin bayar tagihan per bulan.

Perlukah berutang, meski cicilan 0%?

Cicilan 0% kartu kredit

Cicilan 0% memang bisa memudahkan kamu untuk bisa segera memiliki barang yang diinginkan. Namun, jangan lupa bahwa utang tetaplah utang. Kamu tetap harus mengalokasikan bujet khusus untuk pembayaran cicilan secara rutin.

Dengan kata lain, membeli barang dengan layanan cicilan 0% tetap saja akan menambah beban pengeluaranmu. Oleh sebab itu, tak perlu membeli barang hanya karena tergiur promo layanan cicilan 0%. Jangan sampai, tujuan berhemat malah justru berakhir dengan pengeluaran besar untuk barang yang tak diperlukan.

Selain itu, jika barang yang dibutuhkan masih bisa dibayar lunas atau secara cash, maka bayarlah langsung hingga lunas agar tak perlu menanggung beban utang. Apalagi, tak sedikit merchant yang memberikan penawaran atau harga spesial untuk pembelian dengan metode pembayaran secara cash. Jadi, biarpun harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar pada satu waktu, biaya yang dikeluarkan bisa terhitung lebih hemat.

Namun, jika terpaksa harus menggunakan layanan cicilan 0%, jangan lupa cek kondisi keuanganmu saat ini.

Apakah masih mampu membayar cicilan dengan aman? Apakah beban utang tidak melebihi rasio utang ideal menurut sejumlah konsultan keuangan, yaitu sekitar 30-40 persen penghasilan?

(Baca:15 Biaya Kartu Kredit yang Perlu Diketahui, Tak Hanya Bunga!)

Jika jawabannya ya, baru kemudian kamu aman untuk mengambil layanan cicilan 0%.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site