GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Takut Riba? Pinjaman KTA Syariah Bisa Jadi Alternatif

Saat ini, produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) makin banyak ditawarkan dan makin banyak diminati. Bahkan, tidak sedikit yang menyediakan fasilitas KTA berskema syariah bagi yang menghindari kata riba. Tak hanya bank, pinjaman online (pinjol) pun ada yang menawarkan KTA syariah.

KTA menjadi fasilitas pembiayaan yang cukup banyak dicari karena pengajuannya mudah dan pencairannya jauh lebih cepat dibandingkan jenis pinjaman lainnya. Tapi, hal ini juga membuat bunga yang ditetapkan lebih tinggi ketimbang produk pinjaman yang mewajibkan adanya agunan atau jaminan.

Di sisi lain, sebagian masyarakat yang mencari pembiayaan enggan menggunakan KTA karena menganggap bunga yang dikenakan adalah riba, sehingga haram hukumnya. Hal ini akhirnya membatasi akses finansial yang lebih luas bagi masyarakat.

Sekarang, kekhawatiran ini bisa dihilangkan karena sudah ada sejumlah bank dan platform Peer-to-Peer (P2P) lending yang menyediakan KTA berprinsip syariah. Sesuai prinsip syariah, tidak ada bunga yang dikenakan dan peminjam hanya perlu membayar imbal hasil atau margin bagi hasil dengan platform yang memberikan pinjaman.

(Baca:

Bank Syariah di Indonesia: Prinsip, Kelebihan, dan Kontroversinya)

Ada beberapa akad yang lazim digunakan untuk KTA syariah, yaitu:

  • Murabahah
    Akad murabahah adalah akad jual beli. Artinya, pihak pemberi pinjaman membelikan barang atau jasa yang diperlukan oleh si peminjam. Setelah itu, pihak peminjam mengangsur biaya pembelian barang atau jasa tersebut, dengan ditambah oleh margin tadi.
  • Ijarah
    Ijarah adalah pemindahan hak guna suatu barang dengan pembayaran biaya sewa tanpa diikuti oleh pemindahan kepemilihan atas barang tersebut. Dengan demikian, lewat akad ini, satu pihak menyewakan suatu barang atau aset kepada pihak lain berdasarkan harga dan periode sewa yang disepakati.
  • Wakalah
    Wakalah berarti pelimpahan kekuasaan oleh satu pihak kepada pihak lain. Dalam akad wakalah, ada perjanjian yang isinya kesepakatan pelimpahan kekuasaan atas suatu hal dalam batas waktu tertentu.

Lalu, bank apa saja yang menyediakan layanan KTA syariah?

Bank Penyedia KTA Syariah

1. CIMB Niaga X-Tra Dana iB Syariah

pinjaman kta

Pembiayaan dari CIMB Niaga Syariah ini menggunakan prinsip ijarah multi jasa atau murabahah. Dana yang diberikan dapat digunakan untuk pendidikan, wisata halal, perjalanan ibadah, maupun tujuan konsumtif seperti membeli perlengkapan rumah. Imbal hasil yang ditetapkan adalah 1,35% per bulan, dengan tenor hingga 48 bulan.

Untuk mengajukan KTA ini, kamu tidak perlu lebih dulu menjadi nasabah CIMB Niaga Syariah. Tapi, bagi non nasabah bank swasta ini, kamu harus menyerahkan fotokopi kartu kredit sebagai persyaratan. Selain itu, pengajuan aplikasinya bisa dilakukan lewat situs CIMB Niaga Syariah, sehingga kamu tidak perlu langsung datang ke cabang bank tersebut.

2. Permata KTA iB Multiguna

KTA syariah dari Bank Permata ini menyediakan pembiayaan hingga Rp 300 juta, dengan menggunakan akad murabahah atau akad ijarah multijasa. Jangka waktu angsuran dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah, yakni hingga 60 bulan atau 5 tahun. Fasilitas ini juga bebas biaya administrasi, biaya administrasi pembiayaan, maupun biaya pihak ketiga.

Pembiayaan yang diberikan sedikit berbeda dengan bank-bank lain, yakni tidak diberikan dalam bentuk uang. Nasabah mesti memesan lebih dulu barang atau jasa yang akan dibeli, lalu nanti pihak bank yang akan membelikannya dan setelah itu nasabah membayarnya dengan mengangsur sesuai kesepakatan. Oleh karena itu, nasabah harus menyerahkan dokumen bukti pemesanan barang atau jasa (invoice) yang dikeluarkan pihak penyedia barang atau jasa.

Untuk bisa mengajukan pembiayaan ini, kamu juga harus lebih dulu menjadi nasabah Bank Permata atau telah memiliki kartu kredit setidaknya selama 1 tahun.

3. KMF BRISyariah iB

Ini merupakan fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada karyawan yang perusahaannya bekerja sama dengan BRI Syariah serta memiliki tabungan di bank tersebut. KTA yang diperoleh dapat digunakan untuk tujuan konsumtif seperti membeli perabotan rumah, barang elektronik, dan motor atau untuk membiayai sekolah serta paket jasa kesehatan.

Akad pembelian barang menggunakan akad murabahah wal wakalah, sedangkan akad pembelian paket jasa menggunakan akad ijarah wal wakalah. Plafon pinjamannya hingga Rp 500 juta, dengan jangka waktu sampai 15 tahun.

Selain di bank, ada juga beberapa P2P lending yang menyediakan layanan KTA dengan skema syariah. Jumlahnya tidak banyak karena sebagian besar P2P lending dengan prinsip syariah fokus dalam pembiayaan produktif alias untuk usaha, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

(Baca:

10 Pinjaman Syariah Online Bebas Riba, Terdaftar OJK)

P2P Lending Syariah

1. Duha Syariah

pinjaman kta

Duha Syariah memberikan pembiayaan untuk tujuan konsumtif maupun untuk pembelian paket perjalanan umrah dan wisata halal. Untuk tujuan konsumtif, plafon pembiayaannya antara Rp 1,5 juta sampai Rp 20 juta dengan jangka waktu angsuran 3-12 bulan. Sementara itu, untuk tujuan perjalanan umrah, plafonnya maksimal Rp 30 juta dengan jangka waktu 12-24 bulan.

Ada empat akad yang digunakan yaitu wakalah bil ujroh, waad, murabahah, dan ijarah. Margin yang ditetapkan untuk pembelian barang atau jasa adalah 2% per bulan, sedangkan untuk pembiayaan perjalanan umrah dan wisata halal adalah 1,5% per bulan.

Mekanisme yang digunakan di Duha Syariah adalah nasabah hanya dapat membeli barang atau jasa di e-commerce yang sudah bekerja sama dengan platform ini. Jadi, kamu harus mengunjungi e-commerce yang ada di daftar Duha Syariah, pilih barang atau jasa yang diinginkan, pilih pembayaran dengan Duha Syariah, tanda tangan akad pembiayaan secara elektronik, dan barang atau jasa yang sudah dipilih sudah dibeli atas namamu. Dengan skema ini, kamu tinggal mengangsur barang atau jasa yang sudah dibelikan oleh Duha Syariah.

2. Danakoo

Platform ini memiliki dua produk KTA syariah, yaitu MultigunaKoo dan MultijasaKoo. MultigunaKoo ditujukan untuk pembelian barang atau kendaraan, dan renovasi rumah. Sementara itu, MultijasaKoo ditujukan untuk pembiayaan keperluan pendidikan, perjalanan umrah, biaya pernikahan, atau untuk keperluan kesehatan.

Kedua produk ini memiliki alur pengajuan yang sama, yaitu peminjam harus melengkapi berbagai informasi yang dibutuhkan seperti data diri dan tujuan pembiayaan di situs Danakoo. Setelah itu, pengajuan aplikasi akan diverifikasi. Jika lolos verifikasi dan sudah mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan, peminjam harus mengunggah dokumen pemesanan barang atau jasa yang dilakukan supaya bisa mencairkan pembiayaan yang diberikan.

Besaran pembiayaan yang dapat diberikan untuk MultigunaKoo dan MultijasaKoo adalah antara Rp 1 juta-Rp 10 juta, dengan imbal hasil 1,5%-2,5% per bulan.

Jika dilihat dari sisi fasilitas layanan, maka KTA yang ditawarkan oleh bank dan pinjol konvensional dengan yang berprinsip syariah sebenarnya sama saja. Misalnya, pengajuan aplikasi yang bisa dilakukan secara online atau jangka waktu pembayaran cicilan.

Tapi, KTA syariah bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang mencari pembiayaan yang lebih aman dan nyaman untuk memenuhi kebutuhannya. Terutama, bagi yang sensitif dengan kata “bunga”. Kalau permintaan terhadap produk pembiayaan syariah ini terus meningkat, bisa jadi penyedia pinjamannya pun terus bertambah. Yang pasti, cek dulu status platform yang kamu tuju di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)ya.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked
Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site