GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Syarat dan Cara Dapat Listrik Gratis Selama Pandemi Corona

Sudah tahu belum kalau sejak 1 April 2020 lalu, kamu bisa dapat listrik gratis dari PLN? Kalau belum, yuk simak informasi lengkapnya di artikel ini!

Penerapan physical distancing selama pandemi Corona, serta kebijakan PSBB dilakukan (pembatasan sosial berskala besar) demi melandaikan kurva penyebaran virus corona. Sayangnya, kedua hal tersebut berdampak secara ekonomi bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Sebut saja, pedagang makanan keliling, pengusaha di bidang event organizer, para pekerja seni, dan pekerja lainnya yang terancam kehilangan penghasilan.

Nah, untuk meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang terdampak pandemi corona, PLN sebagai pengelola tenaga listrik milik negara memberikan listrik gratis dan listrik bersubsidi.

Saat ini, kebijakan listrik gratis dan listrik bersubsidi berlaku selama tiga bulan, yaitu pada bulan April, Mei, dan Juni 2020. Namun, tak menutup kemungkinan layanan listrik gratis diperpanjang jika pandemi virus corona belum berakhir.

Tentu saja, tak semua masyarakat Indonesia bisa menikmati layanan listrik gratis dan bersubsidi. Pemerintah telah menetapkan kriteria penerima subsidi listrik agar kebijakan ini tepat sasaran.

Nah, untuk tahu apakah kamu bisa mendapatkan listrik gratis, yuk cek kriterianya di bawah ini.

Kriteria untuk dapat listrik gratis dan subsidi dari PLN

1. Pelanggan PLN 450 VA

Kriteria penerima keringanan listrik diberikan pada konsumen 450 Volt Ampere (VA). Keringanan ini berupa pembebasan tarif listrik alias gratis. Bagi pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar (R1) akan langsung bebas tagihan selama tiga bulan.

Sedangkan bagi pelanggan rumah tangga prabayar (RI T), pelanggan akan mendapatkan token listrik senilai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

2. Pelanggan PLN R1/900 VA

Merujuk kepada Peraturan Menteri ESDM RI No 17 Tahun 2019, pelanggan PLN 900 VA berhak menerima subsidi listrik dari pemerintah.

Bagi pelanggan pascabayar, tagihan rekening akan dikurangi 50 persen dari total pemakaian. Sedangkan pelanggan prabayar akan menerima token listrik gratis dengan jumlah kWh sebesar 50 persen dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Tapi, perlu diperhatikan bahwa subsidi tidak berlaku untuk pelanggan 900 VA dengan kode R1M, baik R1M maupun R1MT. Sebagai informasi, huruf M pada kode tersebut merupakan singkatan untuk “Mampu” yang mengindikasikan pelanggan nonsubsidi.

Kalau kamu masih ragu apakah termasuk kategori subsidi atau tidak, kamu bisa mengetahuinya dengan mengecek struk pembayaran listrik atau pembelian pulsa terakhir.

Caranya, lihat pada kolom Tarif/Daya yang tertera pada struk. Jika terdapat kode M, baik R1M maupun R1MT, maka sesuai penjelasan di atas, kamu tergolong sebagai pelanggan nonsubsidi. Artinya, kebijakan subsidi listrik selama pandemi corona tak berlaku buatmu ya.

(Baca:

5 Cara Hemat Listrik di 2020)

Cara mendapatkan listrik gratis dan listrik subsidi

Seperti yang disebutkan di atas, bagi pelanggan listrik 450 VA pascabayar, tagihan rekening listrik akan otomatis gratis di akhir bulan.

Sementara, bagi pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA prabayar, berikut ini tahapan yang bisa dilakukan untuk pengambilan token gratis atau diskon 50 persen.

Melalui situs PLN

  1. Buka situs resmi PLN, lalu klik menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon)
  2. Masukan id pelanggan atau nomor meter
  3. Masukan kode captcha sesuai dengan gambar yang ditampilkan, lalu klik Cari
  4. Selanjutnya, informasi pelanggan dan token gratis atau diskon akan ditampilkan di layar
  5. Kamu tinggal memasukkan token gratis atau diskon tersebut ke meteran yang sesuai dengan id pelanggan milikmu

Melalui aplikasi Whatsapp

  1. Hubungi PLN melalui Whatsapp ke nomor 08122-123-123
  2. Kamu bisa memulai percakapan dengan mengetik keyword “Listrik Gratis”
  3. Masukan id pelanggan atau nomor meter sesuai petunjuk yang diberikan
  4. Token listrik gratis atau diskon akan tampil di layar
  5. Masukan angka token listrik yang diperoleh ke meteran atau kWh meter

Gampang, kan?

(Baca:

Mudah! Ini 4 Cara Cek Tagihan PLN Online Pakai Smartphone)

Ingin dapat subsidi listrik PLN tapi tak penuhi kriteria? Begini caranya

Bagi kamu yang tidak penuhi kriteria, namun merasa berhak mendapatkan subsidi, kamu bisa mengajukan pengaduan atau permohonan ubah tarif dari non subsidi (R1M/900 VA) menjadi subsidi (R1/900) melalui kantor Kelurahan atau Desa setempat dengan melengkapi persyaratan dokumen, berikut ini:

  1. Salinan kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili
  2. Salinan kartu keluarga (KK)
  3. Salinan kartu keluarga sejahtera (KKS) atau kartu perlindungan sosial (KPS), bila ada
  4. Bukti pembayaran rekening listrik atau pembelian token listrik

Selanjutnya, petugas di Kelurahan atau Desa akan meneruskan pengajuan ke Kecamatan, yang diteruskan hingga Posko Penanganan Pengaduan Pusat di Kemeterian ESDM.

Petugas ESDM akan memberikan jawaban pengaduan melalui situs Aplikasi Pengaduan. Untuk mengetahui hasil pengaduan, kamu dapat mengeceknya di kantor Kecamatan.

Jika pengajuan pengubahan tarif disetujui, kamu bisa mengajukan permohonan Pasang Baru (PB) atau Perubahan Daya (PD) ke unit PLN setempat.

Prosedur perubahan tarif dari non subsidi ke subsidi ini ditetapkan untuk menghindari penyalahgunaan kebijakan subsidi listrik. Pemerintah tentu harus memastikan layanan listrik tepat sasaran, yaitu hanya untuk rumah tangga miskin dan tidak mampu.

Kini kamu sudah tahu cara mendapatkan listrik gratis dan bersubsidi, kan?

Bagi kamu yang tidak bisa menikmati kebijakan ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran listrik di rumah.

Misalnya, dengan mencabut kabel dari saklar saat tidak digunakan, menggunakan lampu LED yang hemat energi, memanfaatkan ventilasi udara untuk mengurangi penggunaan AC, dan masih banyak lagi.

Biar bagaimana pun penggunaan listrik adalah tanggung jawab pribadi. Ingat, penggunaan listrik secara bijak bukan hanya bisa menekan pengeluaran tapi juga dapat menjaga sumber daya alam.

Semoga informasi ini berguna buat kamu ya!

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site