GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Rekomendasi 10 Aplikasi Pengatur Keuangan, Gratis!

Salah satu alasan keuangan bulanan berantakan adalah karena kita tidak tahu ke mana uang kita keluar. Kalau hal ini sering terjadi, mungkin kamu perlu memiliki aplikasi pengatur keuangan untuk mencatat arus kasmu dengan terperinci.

Bocor halus dari berbelanja di minimarket senilai Rp 20 ribu atau membeli sarapan seharga Rp 8 ribu bisa menggerus bujet kamu kalau dilakukan hampir setiap hari. Kalau kamu melakukan dua hal ini setidaknya selama 15 hari dalam sebulan, maka duit kamu yang bocor totalnya mencapai Rp 420 ribu. Lumayan bukan?

Kalau kamu malas mencatat pengeluaran dengan detail karena terasa merepotkan atau tidak tahu harus mulai dari mana, aplikasi pengatur keuangan bisa menjadi pilihan. Tinggal masuk ke Google Playstore atau Apple App Store di handphone dan cari aplikasi yang menurutmu paling menarik. Dengan menggunakan aplikasi, kamu tidak hanya bisa menjaga kedisiplinan dalam mengeluarkan uang, tetapi juga menganalisis kesehatan keuanganmu.

Kalau kamu bingung memilih aplikasi mana yang paling oke, ini rekomendasi 10 aplikasi gratis pengatur keuangan yang sudah Finder kumpulkan untukmu:

1. Monefy

Monefy dikembangkan oleh Aimbity AS. Aplikasi ini memudahkan kamu untuk memisahkan anggaran di berbagai kategori, seperti tagihan, makanan, transportasi, dan lain-lain. Salah satu keunggulan aplikasi ini adalah di sisi visual karena menggunakan infografis yang sederhana, sehingga lebih mudah untuk dipahami.

Monefy juga secara otomatis menghitung persentase pengeluaran kamu di tiap kategori selama periode tertentu. Jadi, kamu bisa melihat berapa besar pengeluaran kamu di masing-masing kategori selama sehari, seminggu, sebulan, atau bahkan setahun. Dengan demikian, lebih mudah melihat di mana pengeluaran terbesar kamu.

Kamu juga bisa mensinkronisasi data pengeluaran kamu dan pasangan ke Google Drive atau Dropbox, sehingga anggaran keluarga jadi lebih terpantau. Jadi makin hati-hati mengeluarkan uang nih.

2. Money Lover: Expense Tracker

Money Lover adalah aplikasi pengatur keuangan dengan tampilan yang cukup sederhana tetapi fiturnya cukup lengkap. Selain mencatat pengeluaran harian, kamu bisa memisahkan pengeluaran dalam berbagai kategori mulai dari makanan, belanja, hingga tagihan.

Salah satu keunggulannya adalah kamu bisa menetapkan bujet untuk tiap kategori. Sehingga, setelah kamu mencatat pengeluaran yang sudah dilakukan di kategori tertentu, kamu bisa melihat sisa anggaran untuk kategori itu. Dengan demikian, kamu tidak perlu mengira-ngira lagi berapa bujet yang bisa digunakan di kategori tersebut.

Ada pula fitur pengingat tanggal pembayaran tagihan. Fitur ini tentu cocok untuk mereka yang sering terkena denda karena lupa membayar tagihannya.

(Baca:

4 Cara Mengatur Keuangan Buat yang Bergaji UMR)

3. Money Manager Expense & Budget

Aplikasi pengatur keuangan keluaran Realbyte Inc. ini punya rating paling tinggi di Playstore dan sudah diunduh oleh lebih dari 10 juta pengguna.

Aplikasi ini punya fitur lengkap, mulai dari pengatur budget, pencatat jumlah aset, sampai menyediakan statistik untuk tiap pos pengeluaranmu. Kamu juga bisa masukkan semua akun finansialmu, mulai dari rekening bank, kartu kredit, sampai akun bisnis. Dengan begitu tiap pengeluaran bisa kamu lacak secara detail.

Tak hanya fiturnya yang lengkap, tampilannya pun sangat sederhana dan responsif. Kamu tidak akan bingung bagaimana menggunakannya karena navigasinya sangat jelas dan sangat mudah dimengerti. Tak perlu takut juga kehilangan data, karena semua catatan keuanganmu bisa kamu back up di Google Drive. Lengkap!

4. Wallet

Wallet memungkinkan penggunanya untuk mensinkronisasi akun rekening bank, kartu kredit, hingga loyalty card di department store atau klub yang diikuti. Sehingga, para penggunanya tak perlu lagi mencatat transaksi yang mereka lakukan satu per satu karena akan terekam secara otomatis. Dengan sistem ini, Wallet mengklaim para penggunanya bisa menyusun perencanaan finansial tidak saja untuk jangka pendek, tetapi juga untuk jangka panjang.

Kamu juga bisa mengunduh data transaksi dari file CSV atau Excel jika ingin melakukan analisis atau perencanaan keuangan lebih dalam.

5. Finansialku

Saatnya untuk aplikasi buatan Anak Negeri. Finansialku mengklaim sebagai personal finance assistant alias asisten keuangan pribadi para penggunanya. Salah satu alasannya mungkin karena fitur unggulannya adalah rencana keuangan untuk berbagai jenis keperluan, contohnya dana pendidikan, dana membeli rumah, dana menikah, dana pensiun, dan dana membeli mobil.

Kamu cukup mengisi data seperti harga dan periode pembelian produk, maka Finansialku akan menghitung biaya yang kamu butuhkan dan mencatat perkembangan tabungan kamu.

Selain mengatur arus kas pribadi, kamu juga bisa menghitung keuntungan dari investasi yang dimiliki menggunakan aplikasi ini.

Fitur andalan lainnya adalah layanan konsultasi online dengan perencana keuangan bersertifikasi CFP (Certified Financial Planner). Jadi, kamu bisa bertanya langsung jika mengalami kesulitan pengelolaan keuangan. Namun, fitur ini hanya tersedia untuk akun premium ya.

6. MoneyWiz

Aplikasi ini memiliki fitur pengelolaan yang lebih detail, sehingga cocok untuk mereka yang memang menginginkan pengaturan keuangan yang lebih canggih. Penggunanya tidak hanya bisa memanfaatkan fitur sinkronisasi dengan akun bank dan lainnya, tetapi juga dapat menyusun laporan keuangan terperinci untuk analisis finansial yang lebih dalam. Laporan keuangan yang kamu buat juga bisa mencantumkan perbandingan anggaran serta uraian transaksi terpisah untuk tiap penerima uang yang menjadi mitra transaksi.

Pengembangnya, SilverWiz Ltd, mengatakan aplikasi ini menggunakan algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sehingga bisa membantu mengkategorisasikan tiap transaksi yang dilakukan secara otomatis. Selain itu, MoneyWiz memiliki fitur untuk memproyeksi kondisi keuangan serta menyediakan opsi pengaturan investasi, tidak hanya di saham tetapi juga yang berupa forex dan cryptocurrency.

7. Financisto

Salah satu fitur di aplikasi ini adalah laporan pengeluaran yang bukan hanya berdasarkan jenis transaksi. Penggunanya bisa memisahkan pengeluaran berdasarkan kapan transaksi dilakukan, siapa penerimanya, di mana transaksi dilakukan, untuk proyek yang mana, dan dilakukan oleh akun yang mana. Jadi, kalau kamu butuh catatan yang lebih detail, aplikasi ini bisa menjadi pilihan.

Selain itu, penggunanya bisa mentransfer dana ke rekening lain dengan menggunakan mata uang yang berbeda. Fitur ini tentu akan berguna untuk kamu yang memiliki hubungan usaha dengan pihak lain di luar negeri atau mengirim uang ke keluarga di negara yang berbeda.

8. Catatan Keuangan Harian

Dari namanya, bisa terlihat kalau aplikasi ini dikembangkan oleh pengembang Indonesia. Sesuai namanya pula, Catatan Keuangan Harian menyediakan fitur-fitur yang dapat membantu penggunanya mencatat transaksi keuangan harian dengan mudah. Contohnya, mencatat pengeluaran belanja harian, mencatat pendapatan, laporan pengeluaran dan pendapatan, dan menghitung selisih transaksi.

Tapi, aplikasi ini tidak menyediakan fitur perencanaan keuangan. Fiturnya yang sederhana membuatnya lebih cocok digunakan oleh mereka yang baru mulai belajar mengelola keuangan atau yang tidak memerlukan opsi terlalu detail, misalnya anak sekolah. Kalau kamu berbelanja sesuatu, tinggal pilih fitur pengeluaran lalu masukkan kategori dan jumlah uang yang dikeluarkan. Kalau ingin memasukkan pendapatan, tinggal masuk ke fitur pemasukan dan pilih dari mana uang tersebut berasal.

(Baca:

Pandemi Covid, Ini Cara Mengatur Keuangan dengan Dana Minim)

9. AndroMoney (Expense Track)

Aplikasi ini cukup populer karena fitur-fiturnya terbilang lengkap. Tampilannya simpel tetapi pencatatannya cukup terperinci dan memiliki fitur kustomisasi anggaran. Penggunanya juga bisa menyimpan datanya di Dropbox atau Google Docs, sehingga bisa diakses untuk analisis lebih lanjut dari mana saja.

10. TemanBisnis

Aplikasi yang ini sedikit berbeda karena menyasar para pemilik bisnis, terutama yang berskala Usaha Kecil Menengah (UKM). Fitur-fiturnya mencakup pencatatan transaksi, evaluasi transaksi, hingga menyusun laporan keuangan. Penggunanya tinggal menggunakan format yang sudah sesuai Standar Akuntasi Keuangan untuk UKM Indonesia (SAK EMKM) yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu lagi repot membuat form analisis atau laporan keuangan sendiri.

Badr Interactive, pengembangnya, mengklaim TemanBisnis bisa digunakan untuk usaha ritel, jasa, produksi, reseller, dropshipper, kelontong, atau tukang ojek sekalipun. Aplikasi ini juga bebas dari iklan dan satu akun dapat digunakan di perangkat yang berbeda-beda, sehingga pengawasan arus keuangan usaha kamu menjadi lebih baik.

Berbagai aplikasi ini bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kenyamanan, yang penting bisa membantumu mengatur keuangan. Kalau sudah ada aplikasi pengatur keuangan di handphone atau gadgetmu yang lain, tidak ada lagi alasan untuk tidak tahu ke mana uangmu mengalir ya!

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site