Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Mega Cash Line: KTA Siap Pakai, Tinggal Gesek!

Sudah tahu belum kalau ada pinjaman dana tunai dalam bentuk kartu? Jika belum, kenalkan Mega Cash Line dari Bank Mega. Mega Cash Line adalah pinjaman cepat cair tanpa agunan dalam bentuk kartu.

Ibarat punya kartu debit tambahan, kartu Mega Cash Line bisa kamu gesek kapan pun saat butuh dana tunai. Tapi jangan sampai lupa, dana yang digunakan adalah dana pinjaman. Jadi, tetap wajib bayar tagihan sesuai tenggat waktu yang berlaku.

Mega Cash Line adalah alat utang, berbeda dengan kartu kredit yang berfungsi sebagai alat pembayaran. Oleh sebab itu, Mega Cash Line tidak bisa digunakan untuk pembayaran transaksi ritel layaknya kartu kredit.

Sebagai pinjaman cepat cair, Mega Cash Line dapat dicairkan kapan saja, di mana saja, tanpa terikat jam operasional bank. Penarikan dana bisa dilakukan melalui ATM Bank Mega layaknya tarik tunai dari kartu debit biasa atau transer dana melalui Mega Call 1500010 atau 60010.

Kartu ini juga punya plafon atau limit pinjaman yang bisa digunakan sebagian atau langsung seluruhnya. Saat tagihan sudah dibayar, plafon Mega Cash Line akan terisi kembali sehingga dana dapat langsung digunakan kembali. Pembayaran cicilan tersedia dalam jangka waktu 12 sampai 36 bulan.

Dengan kemudahan dan fitur yang diberikan, KTA Mega Cash Line ini bikin untung atau malah buntung ya? Yuk, kita cari tahu lebih lanjut!

Syarat pengajuan KTA Mega Cash Line

KTA Mega Cash Line bisa diajukan oleh kamu yang berusia 21-55 tahun atau sudah menikah dan punya penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan. Tanpa mewajibkan kepemilikan kartu kredit serta persyaratan yang minim membuat Mega Cash Line mudah diakses oleh banyak orang.

Jika kamu merupakan nasabah terpilih, kamu akan dihubungi oleh telemarketing Bank Mega untuk proses pembuatan Mega Cash Line. Tapi jika tidak, kamu bisa melakukan pengajuan melalui sales Bank Mega atau dengan menghubungi Mega Call di 1500010, lalu tekan angka 8.

Cara aktivasi kartu Mega Cash Line

Untuk menggunakan kartu Mega Cash Line, kamu bisa melakukan aktivasi kartu melalui SMS ke 3377 menggunakan nomor handphone yang terdaftar dengan format: AKT<spasi>4 digit terakhir nomor kartu Mega Cash Line<spasi>tanggal lahir (DDMMYYYY)

Contoh: AKT 1234 01011991

Setelah aktivasi kartu, selanjutnya adalah aktivasi PIN. Berikut caranya:

Kirim SMS ke 3377 menggunakan nomor handphone yang terdaftar dengan format: PIN<spasi>4 digit terakhir nomor kartu Mega Cash Line<spasi>tanggal lahir(DDMMYYY)<spasi>6 digit PIN. Contoh: PIN 1234 01011991 123456. Nantinya, kamu akan mendapatkan SMS konfirmasi sekaligus SMS untuk aktivasi PIN. Silakan jawab SMS tersebut dengan format: YA<spasi>4 digit terakhir nomor kartu Mega Cash Line.

(Baca:

Kartu Kredit Bank Mega: Fitur, Keunggulan, dan Cara Apply-nya)

Cara pembayaran tagihan

Pembayaran tagihan Mega Cash Line serupa dengan pembayaran kartu kredit secara umum, yaitu melalui beberapa cara berikut:

  • Pembayaran melalui rekening dan ATM Bank Mega
    1. Masukan kartu Mega debit
    2. Masukan No. PIN kartu mega debit
    3. Pilih menu Pembayaran
    4. Pilih menu Lainnya
    5. Pilih menu Pinjaman
    6. Pilih menu Pinjaman, pilih menu Mega Cash Line
    7. Input nomor Mega Cash Line
    8. Pada halaman pembayaran Mega Cash Line, masukkan jumlah pembayaran, pilih bayar
    9. Konfirmasi pembayaran Mega Cash Line
    10. Pilih rekening pembayaran, selesai!
  • Pembayaran melalui rekening atau ATM bank lain
    1. Input PIN ATM
    2. Pilih menu Transfer
    3. Pilih Transfer Bank Lain
    4. Pilih Daftar Kode Bank
    5. Masukan kode Bank Mega (426) diikuti nomor Mega Cash Line kamu
    6. Masukan jumlah pembayaran, selesai
  • Pembayaran melalui teller kantor cabang Bank Mega.

Limit, bunga, dan biaya Mega Cash Line

Mega Cash Line memiliki plafon pinjaman yang cukup besar, yaitu hingga Rp 200 juta per hari. Limit maksimum ini merupakan batas pencairan dana melalui transfer antar rekening Bank Mega atau transfer ke rekening bank lain. Sementara batas penarikan tunai sebesar Rp 10 juta per hari.

Atas fasilitas ini, nasabah akan dikenakan biaya, sebagai berikut:

  • Bunga harian : 0,1 persen per hari
  • Bunga cicilan tetap : 1,68-2,99 persen flat per bulan
  • Provisi tahunan : 2 persen dari kredit limit per tahun
  • Biaya keterlambatan pembayaran: 5 persen dari jumlah tagihan
  • Biaya pelunasan dipercepat: 7 persen dari sisa pokok pinjaman
  • Biaya penggantian kartu: Rp 100 ribu
  • Biaya pencetakan lembar tagihan: Rp 15 ribu
  • Biaya kenaikan limit: Rp 75-125 ribu

Dengan perhitungan bunga harian, biaya Mega Cash Line bisa cukup menguras kantong. Apalagi jika nasabah tak disiplin bayar tagihan. Sebab, selain bunga, ada biaya keterlambatan pembayaran yang juga lumayan besar. Biar lebih mudah dipahami, berikut simulasi tagihan penarikan tunai menggunakan Mega Cash Line.

Simulasi perhitungan bunga

Kamu melakukan penarikan tunai senilai Rp 1 juta pada tanggal 1 Januari. Sementara, tanggal cetak tagihan adalah 10 Januari dan tanggal jatuh tempo tagihan adalah 30 Januari. Jika kamu membayar begitu tagihan diterima, yaitu tanggal 10 Januari, maka berikut perhitungan bunganya:

Tanggal transaksi penarikan tunai: 1 Januari

Tanggal pembayaran: 10 Januari

Rumus perhitungan bunga: jumlah hari dari tanggal penarikan tunai x bunga harian x jumlah penarikan tunai

Bunga: 10 hari x 0,1 persen x Rp 1 juta = Rp 10 ribu.

Jadi tagihan yang kamu bayar pada tanggal 10 Januari adalah sebesar Rp 1.010.000

Bagaimana kalau kamu lupa atau telat bayar tagihan? Berikut perhitungannya.

Simulasi perhitungan bunga setelah jatuh tempo

Masih menggunakan contoh kasus sebelumnya, tapi sayangnya kamu lupa membayar sampai tagihan di bulan berikutnya tiba, yaitu pada tanggal 5 Februari.

Maka, perhitungan bunganya menjadi:

Bunga setelah cetak tagihan: jumlah hari dari tanggal cetak tagihan x bunga harian x jumlah penarikan tunai

Bunga: 20 hari (11-30 Januari x 0,1 persen x Rp 1 juta = Rp 20 ribu

Bunga setelah tanggal jatuh tempo: jumlah hari dari tanggal jatuh tempo hingga pembayaran x bunga harian x jumlah penarikan tunai

Bunga: 6 hari (31 Januari-5 Februari) x 0,1 persen x Rp 1 juta = Rp 6 ribu

Total bunga: Rp 26 ribu

Jangan lupa, selain bunga masih ada biaya denda keterlambatan sebesar 5 persen dari total tagihan, yaitu:

Denda keterlambatan: Total tagihan bulan sebelumnya x 5 persen

Denda keterlambatan: Rp 1.010.000 x 5 persen = Rp 50,5 ribu.

Jadi total tagihan yang harus dibayar menjadi: Rp 1.010.000 + Rp 20.000 + Rp 6.000 + Rp 50.500 = Rp 1.086.500

Begitu telat bayar tagihan, bunga dan biaya yang harus dibayar jadi beberapa kali lipat lebih tinggi, kan?

Bunga harian Mega Cash Line terhitung lumayan tinggi. Pasalnya, rata-rata bunga KTA bank sebesar 2 persen per bulan. Namun, jika dibandingkan dengan bunga pinjaman online fintech, bunga harian Mega Cash Line masih lebih terjangkau.

Pinjaman online umumnya mematok bunga antara 0,5 persen hingga 1 persen per hari. Selain itu, bunga harian Mega Cash Line dapat disiasati dengan melunasi tagihan jauh sebelum tanggal jatuh tempo.

FiturMega Cash LineKTA BankPinjaman Online
SyaratTanpa kartu kreditUmumnya mewajibkan kartu kreditTanpa kartu kredit
Prosedur pengajuanNasabah terpilih atau pengajuan via teleponOnline via website atau offline di bankOnline via aplikasi atau website
Suku bunga0,1% per hari2% per bulan0,5-1% per hari
Limit pinjamanTarik tunai Rp 10 juta per hari

Transfer hingga Rp 200 juta per hari

Rp 2-500 jutaRp 500 ribu-8 juta

Kepraktisan yang ditawarkan Mega Cash Line memang patut diacungi jempol. Persoalannya, apakah dana pinjaman yang digunakan benar-benar kebutuhan darurat yang harus dipenuhi segera?

Jika iya, maka KTA Mega Cash Line dapat menjadi alternatif solusi saat menghadapi keadaan darurat. Tapi, jika kemudahan Mega Cash Line justru memicu kamu buat berutang kebutuhan konsumtif, lebih baik pikir-pikir lagi buat mengajukan kartu sakti ini ya.

(Baca:

Pinjaman Online atau KTA Bank, Mana yang Lebih Baik?)

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site