GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

KTA Bunga Rendah, Amankah? Perhatikan 6 Hal Ini!

Kredit Tanpa Agunan (KTA) umumnya memiliki bunga yang lebih tinggi dibandingkan produk kredit lainnya yang memerlukan jaminan. Tapi, bagaimana kalau ternyata kamu menemukan KTA bunga rendah yang ditawarkan oleh bank atau pinjol? Amankah untuk mengambilnya?

Saat ini, besaran bunga KTA perbankan di Indonesia rata-rata berada di kisaran 1-2,5 persen per bulan. Namun, ada pula bank yang menawarkan bunga lebih rendah dari itu.

Standard Chartered Bank misalnya, menawarkan KTA dengan bunga mulai dari 0,65 persen per bulan. Demikian juga dengan CIMB Niaga yang memberikan bunga mulai dari 0,99 persen per bulan bagi nasabah payroll-nya dan digibank dari DBS yang menawarkan bunga mulai dari 0,95 persen per bulan.

Sementara itu, perusahaan financial technology (fintech) menawarkan bunga yang lebih tinggi dibandingkan perbankan dan sebagian besar dihitung per hari. Beberapa pinjol yang memberikan bunga lebih ringan dibandingkan kompetitornya adalah UangMe dengan bunga 0,79 persen per hari, UangTeman dengan bunga 0,5-0,8 persen per hari, dan Tunaiku dengan bunga 3-4 persen per bulan.

Tapi, bukan berarti bunga ringan menjadi satu-satunya hal yang harus kamu pertimbangkan ketika mengambil KTA. Apalagi, dengan banyaknya pinjol yang bermunculan saat ini. Jangan sampai masalahmu makin besar karena kamu salah memilih KTA.

Jadi, apa saja hal-hal yang harus diperhatikan ketika mencari KTA? Simak ulasannya berikut ini ya.

1. Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan

Saat ini, banyak sekali layanan pinjaman online (pinjol) yang menawarkan KTA bunga rendah. Namun, jangan langsung tergoda dengan besaran bunga yang diberikan.

Selalu pastikan pinjol yang kamu pilih sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini untuk menjamin pinjol yang kamu pilih benar-benar aman dan beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia, baik dalam hal pencairan pinjaman, pembayaran cicilan, maupun perlindungan data pribadi kamu.

Kamu tinggal mengeceknya di website resmi OJK, karena instansi ini membuka daftar pinjol yang sudah terdaftar dan memiliki izin operasi. Terkadang, pinjol abal-abal mengubah namanya beberapa kali agar bisa mengelabui ‘calon’ korbannya dan supaya tidak terdeteksi oleh OJK. Tentunya kamu tidak mau pinjaman atau data pribadimu bermasalah nantinya bukan?

Kalaupun kamu memilih layanan KTA di bank, pastikan juga layanan tersebut memang resmi diberikan oleh bank terkait. Jangan tergiur kalau ada oknum yang menawarkan pinjaman dengan bunga lebih rendah atau jumlah kredit yang lebih besar tapi dilakukan di bawah tangan.

(Baca:

6 KTA Bank Bunga Rendah, Plafon di atas Rp 100 Juta. Mau?)

2. Cek ulang informasi pinjol yang kamu tuju

Kalau kamu meminjam ke pinjol, pastikan informasi terkait pinjol tersebut memang valid. Pinjol resmi pasti akan memiliki website dan media sosial yang aktif, baik untuk mempromosikan produknya maupun memberi edukasi kepada masyarakat. Kalau perlu, kamu juga dapat memeriksa alamat pinjol yang tertera di website ataupun media sosialnya.

3. Perhatikan syarat yang diajukan

Persyaratan yang mudah adalah keunggulan KTA dibandingkan produk-produk pinjaman lainnya. Apalagi, kalau kamu mengajukan KTA bunga rendah ke pinjol, karena umumnya hanya memerlukan KTP sebagai dokumen persyaratan. Tapi, hal ini bukan berarti semua calon nasabah layak diberi pinjaman.

Oleh karena itu, segera putar balik kalau pinjol yang kamu tuju ternyata memiliki persyaratan yang tidak masuk akal atau tidak jelas, misalnya meminta uang supaya pinjamanmu dicairkan, hanya meminta nomor telepon yang dapat dihubungi dan nama pribadi, atau bahkan tidak memiliki syarat apapun. Meskipun bisa saja ada biaya administrasi yang harus kamu keluarkan untuk mengurus KTA, tapi besarannya tidak akan seberapa karena hanya digunakan untuk materai dan keperluan lainnya.

Jadi, kalau ada pinjol yang meminta uang dalam jumlah besar, misalnya sampai jutaan rupiah, kamu patut curiga. Kemungkinan besar ini adalah pinjol abal-abal yang tidak terdaftar di OJK, sehingga pengajuan KTA kamu pun tidak aman.

Kalau kamu ragu, bandingkan dengan persyaratan yang diajukan pinjol-pinjol resmi lainnya atau cek kembali website OJK, sehingga kamu bisa tahu standar yang berlaku di Indonesia.

Hal ini juga tetap berlaku kalau kamu mengajukan KTA ke bank, loh! Jangan terbuai karena kamu merasa bank pasti selalu aman. Baca baik-baik syarat yang diajukan dan pastikan prosedurnya sesuai dengan ketentuan di bank terkait.

(Baca:

Butuh Dana di Bawah Rp 10 juta, Pilih KTA Bank atau Pinjaman Online?)

4. Kamu dihubungi sepihak

Sedang membutuhkan uang dan ada penawaran pinjaman yang menarik dari nomor yang mengaku pinjol, koperasi, atau pihak lain melalui pesan singkat maupun media sosial? Jangan tergiur dengan tawaran-tawaran ini.

Ketika seseorang membutuhkan pinjaman, maka dia lah yang akan mencari dan menghubungi platform yang memiliki layanan tersebut. Sementara itu, pinjol abal-abal biasanya mendekati ‘calon’ nasabah melalui pesan singkat dengan janji memberikan dana dengan jumlah besar dan pencairan yang cepat, tapi tidak disertai dengan informasi lengkap. Penawaran produk pun bersifat memaksa.

Pinjol abal-abal ini biasanya hanya menyertakan nomor telepon dan tidak memiliki struktur perusahaan yang jelas. Informasi terkait perusahaan mereka pun tidak bisa ditemukan karena tidak ada website resmi.

Terkadang, telemarketing bank juga ada yang menghubungi nasabahnya untuk menawarkan produk mereka, termasuk KTA. Data kamu biasanya sudah mereka miliki karena kamu menjadi nasabah mereka. Tapi, kalau kamu tidak sedang membutuhkan dana tambahan, maka tolak saja dengan tegas dan sopan.

Kamu juga bisa melaporkan praktik pemasaran KTA atau produk-produk perbankan lainnya ke OJK kalau merasa sudah terganggu.

5. Komunikasi tidak melalui aplikasi

Menyambung poin nomor 4, kamu harus curiga ketika seluruh komunikasi dan aktivitas pinjam meminjam di pinjol tidak dilakukan melalui aplikasi atau website resmi. Sesuai namanya, pinjol menyalurkan pinjaman secara online. Artinya, pengajuan KTA, pengisian dan kelengkapan data serta dokumen persyaratan, serta informasi tagihan dilakukan melalui aplikasi atau website.

Jadi, kalau ada pihak-pihak yang tidak kamu kenal dan mengatasnamakan pinjol tertentu meminta kamu membayar tagihan melalui rekening atas nama pribadi atau jenis pembayaran lainnya, jangan ditanggapi. Bahkan, sebaiknya segera kamu laporkan ke OJK. Modus seperti ini umum dijalankan oleh pinjol abal-abal.

6. Bandingkan dengan KTA lain

Salah satu cara menemukan KTA bunga rendah yang sesuai dengan kebutuhan adalah membandingkannya dengan KTA dari platform lain. Baca juga ulasan dari nasabah yang pernah meminjam KTA di sana. Jadi, kamu bisa mendapat gambaran apakah layanan yang diberikan sesuai dengan klaim yang disampaikan dari pihak peminjam atau tidak.

Seperti halnya mencari jodoh atau rumah, pencarian penerbit KTA bunga rendah yang tepat juga harus dibarengi dengan kehati-hatian. Kredibilitas pihak peminjam harus menjadi salah satu faktor utama sebelum kamu memutuskan akan meminjam ke bank atau fintech mana. Tapi, KTA dengan bunga rendah juga tidak selalu berarti tidak aman.

Poin yang tak kalah penting adalah pastikan juga kamu bisa membayar tagihan cicilan KTA-nya ya. Jangan sampai kamu malah menambah masalah baru, bukannya menyelesaikan masalah yang ada.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site