GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

Cara Menaikkan Limit Kartu Kredit BCA, BNI, Mandiri, dan BRI

Rina ingin sekali menaikkan limit kartu kredit BCA yang ia miliki. Pasalnya, sejak pindah rumah, ada banyak tagihan rutin yang perlu dibayarkan via kartu kredit. Mulai dari tagihan listrik, air, Internet, telepon, dan lainnya. Dengan kartu kredit, semua tagihan bisa diselesaikan secara praktis dan tercatat dengan baik. 

Memang sih, bisa saja memaksakan menggunakan kartu kreditnya melebihi limit yang dimiliki. Namun, Rina harus rela membayar biaya over limit yang bikin pengeluaran semakin besar. Kalau begini, sama saja bohong. 

Limit kartu kredit yang terbatas dapat menjadi “pengendali” pengeluaran yang cukup efektif. Namun, saat limit kartu kredit tidak bisa memenuhi kebutuhan secara maksimal, mau tidak mau menaikkan limit kartu kredit jadi salah satu opsi terbaik.

Asal punya alasan yang kuat dan tidak ditujukan untuk kegiatan produktif, sah-sah saja meminta kenaikan limit kartu kredit. Apalagi, prosedur pengajuan kenaikan limit kartu kredit juga tak sulit buat dilakukan. Tanpa perlu repot-repot mendatangi kantor cabang, permohonan kenaikan limit kartu kredit dapat dilakukan melalui telepon, email atau bahkan aplikasi, beres!

Mau tahu caranya? Berikut ini cara mudah menaikkan limit kartu kredit beberapa bank di Indonesia. Cek dan coba sesuai kartu kredit yang kamu punya.

1. Cara menaikkan limit kartu kredit BCA

Bagi pemilik kartu kredit BCA, ada dua cara menaikkan limit yang bisa dicoba. Pertama, mengajukan permohonan peningkatan limit di kantor cabang bank atau menghubungi layanan konsumen di HaloBCA 1500888. 

Jika cara pertama tampak tidak praktis, tenang, masih ada cara kedua, yaitu melalui aplikasi BCA Mobile. Melalui BCA Mobile, kamu cukup mengakses menu m-Admin, lalu memilih fitur “Request Limit Kartu Kredit”. Selanjutnya, tinggal masukkan angka limit yang diinginkan. 

Tunggulah dalam beberapa hari untuk mengetahui status permohonan kenaikan limit kartu kredit BCA yang diajukan. Informasi tersebut akan kamu dapatkan melalui pesan singkat di ponselmu. Praktis dan mudah, bukan?

Nantinya, BCA akan melakukan penilaian berdasarkan riwayat penggunaan kartu kredit, meliputi riwayat transaksi dan pembayaran. Jika selama ini kamu selalu patuh membayar tagihan tepat waktu, permohonan kenaikan limit kartu kredit BCA bisa berjalan mulus.

Perlu diketahui, pengajuan kenaikan limit kartu kredit BCA dapat dilakukan setelah enam bulan sejak pengajuan terakhir disetujui atau tiga bulan sejak pengajuan terakhir tidak disetujui.

2. Cara menaikkan limit kartu kredit Mandiri

Pemegang kartu kredit Mandiri dapat memanfaatkan fasilitas kenaikan limit temporer maupun permanen. Kenaikan limit kartu kredit temporer ditawarkan untuk nasabah yang memiliki kebutuhan mendesak. Fasilitas ini berlaku maksimal tiga kali periode penagihan sejak pengajuan disetujui. 

Pengajuan kenaikan limit temporer dapat dilakukan tanpa perlu mengunggah dokumen apa pun. kamu hanya perlu menghubungi layanan Mandiri Call Center di 14000. 

Adapun syarat dan ketentuan kenaikan limit temporer adalah sebagai berikut:

  1. Kenaikan limit temporer hanya berlaku untuk pemegang kartu utama.
  2. Maksimal kenaikan limit temporer sebesar 100 persen dari limit sebelumnya.
  3. Limit kondisi temporer sebaiknya tidak digunakan untuk transaksi cicilan.
  4. Jika periode kenaikan limit temporer berakhir, namun masih terdapat total tagihan melebihi limit sebelum kenaikan, maka kartu kredit akan dikenakan biaya over limit.

Sementara, pengajuan kenaikan limit permanen dapat dilakukan dengan menyertakan dokumen di bawah ini:

  1. Bukti penghasilan terbaru.
  2. NPWP (untuk pengajuan limit di atas Rp 50 juta).
  3. Formulir pengajuan kenaikan limit yang dapat diunduh di sini.

Ketiga dokumen di atas dapat dikirimkan ke email mandiricare@bankmandiri.co.id. Kenaikan limit permanen hanya dapat diajukan untuk kartu yang telah berumur minimal enam bulan, dengan maksimal kenaikan sebesar 100 persen. 

Seperti pada pengajuan kenaikan limit temporer, permohonan kenaikan limit permanen juga hanya berlaku untuk pemegang kartu utama. 

Hasil pengajuan kenaikan limit tergantung kepada hasil analisa Bank Mandiri, risiko kredit, serta pendapatan terbaru nasabah. Hasil ini bisa didapatkan dalam kurun waktu tujuh hari kerja, setelah pengajuan dilakukan.

3. Cara menaikkan limit kartu kredit BNI

Pengajuan kenaikan limit kartu kredit BNI dapat dilakukan dengan menghubungi BNI Call di 1500046 atau melalui layanan digital BNI. Untuk pengajuan melalui layanan digital BNI, berikut ini tahapan yang perlu dilakukan.

  1. Kunjungi situs BNI Layanan Digital, lalu pilih “Kartu Kredit BNI”.
  2. Pada bagian “Pengajuan fitur kartu kredit BNI”, pilih “Umum”.
  3. Pilih menu “Permohonan kenaikan limit kredit”.
  4. Selanjutnya, lengkapi formulir permohonan yang berisi data jenis kenaikan, nomor kartu kredit BNI, nama pemegang kartu, tanggal lahir, limit kartu kredit saat ini dan limit yang diinginkan, serta periode kenaikan limit yang diinginkan.
  5. Unduh dokumen yang diperlukan, meliputi KTP, NPWP, bukti penghasilan terbaru, serta surat permohonan yang telah ditandatangani.

Jika semua tahapan telah dilakukan, langkah selanjutnya adalah menunggu konfirmasi sekaligus proses verifikasi dari Bank BNI melalui telepon. Pihak bank akan mengajukan beberapa pertanyaan terkait data pribadi dan kenaikan limit. 

Umumnya, pihak bank akan menghubungimu sekitar satu minggu sejak pengiriman email dilakukan.  Setelah itu, maksimal dalam tiga hari kerja kamu akan mendapatkan informasi hasil pengajuan kenaikan limit kartu kredit melalui SMS.

4. Cara menaikkan limit kartu kredit BRI

Pengajuan kenaikan limit kartu kredit BRI bisa dilakukan melalui call center BRI di 14017 atau 021 150017. Customer service yang bertugas akan mencatat laporan permohonan serta memintamu mengirimkan persyaratan pendukung melalui email ke kartu_kredit@bri.co.id. 

Adapun persyaratan yang diperlukan, meliputi:

  1. Surat keterangan kenaikan limit yang telah ditandatangani, dengan mencantumkan nama, nomor kartu kredit, dan alasan kenaikan limit.
  2. Scan KTP dan bukti slip gaji.

Bank BRI akan memproses pengajuan kenaikan limit dalam lima hari setelah persyaratan dokumen dikirimkan. Jika pengajuan limit ditolak, kamu perlu menunggu hingga enam bulan ke depan untuk mengajukan permohonan kembali.

Tips agar pengajuan kenaikan limit kartu kredit sukses diterima

Sekarang kamu sudah tahu mudahnya prosedur pengajuan kenaikan limit kartu kredit. Pada dasarnya, bank pun akan memperoleh keuntungan jika nasabah menggunakan kartu kredit secara optimal. 

Dengan begitu, pihak bank tentu dengan senang hati membantu nasabahnya memperoleh peningkatan limit kartu kredit. 

Meski begitu, bukan berarti permohonan peningkatan limit kartu kredit dijamin diterima. Faktanya, ada saja pengajuan yang berujung penolakan dengan berbagai alasan. Sebab, biar bagaimana pun bank menanggung risiko kemungkinan kredit macet yang ujung-ujungnya akan merugikan pihak bank juga. 

Oleh sebab itu, bank pun harus menganalisa dengan cermat sebelum memberikan persetujuan pengajuan kenaikan limit kartu kredit. Lalu, bagaimana caranya biar pengajuan kenaikan limit kartu kredit sukses diterima? Simak lima trik jitunya, berikut ini.

1. Gunakan kartu kredit secara optimal

Jika saat ini limit kartu kredit yang kamu miliki sebesar Rp 5 juta, setidaknya gunakanlah kartu kredit hingga kisaran Rp 3-4 juta atau sekitar 60 persen dari limit kartu kredit. Sebab jika nasabah hanya menggunakan limit kartu kredit kurang dari 50 persen, kenaikan limit akan dianggap tak diperlukan. Bank pun akan sulit menganalisis kemampuan nasabah dalam membayar utang kartu kredit dalam jumlah yang lebih besar.

2. Bayarlah tagihan sebelum tenggat waktu

Disiplinlah membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo. Ini akan membuat  skor kreditmu bagus dan bebas masalah. Dengan begitu, pihak bank akan percaya kamu layak mendapatkan tambahan limit kartu kredit. 

Sebaliknya, jika skor kreditmu jelek karena sering menunggak tagihan, bank akan menganggap pemberian kenaikan limit kartu kreditmu sebagai hal yang berisiko tinggi. 

(Baca: 15 Biaya Kartu Kredit yang Perlu Diketahui, Tak Hanya Bunga!)

3. Ajukan kenaikan limit minimal setelah satu tahun

Jika kartu kreditmu baru aktif pada bulan April, lalu kamu mengajukan permohonan kenaikan limit pada bulan Mei di tahun yang sama, bisa dipastikan pengajuan ditolak. Sebab, bank belum memiliki data riwayat pemakaian kartu kredit yang cukup untuk menganalisis kelayakanmu mendapatkan kenaikan limit. 

Beberapa bank mensyaratkan setidaknya kartu kredit telah digunakan selama enam bulan sebelum bisa mengajukan permohonan kenaikan limit. Namun sebaiknya, ajukanlah permohonan kenaikan setelah satu tahun penggunaan. Apalagi biasanya, dalam kurun waktu tersebut, kamu telah mengalami peningkatan penghasilan. 

4. Ajukan kenaikan limit saat penghasilan meningkat

Saat penghasilan meningkat, kemampuan melunasi tagihan juga akan meningkat. Pihak bank pun akan lebih percaya terhadap kemampuanmu dalam membayar tagihan kartu kredit. 

Rata-rata bank akan memberikan limit kartu kredit mulai dari dua hingga tiga kali lipat dari pendapatan bulanan. Dengan begitu, saat penghasilan meningkat, besar kemungkinan bank akan lebih mudah menyetujui pengajuan peningkatan limit kartu kredit.

5. Tinjau total utang yang dimiliki

Sebelum mengajukan permohonan kenaikan limit kartu kredit, coba cek apa saja cicilan utang yang harus dibayar setiap bulan? 

Jika saat ini kamu menanggung cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), hingga kredit tanpa agunan (KTA). Pihak bank akan sulit menyetujui permintaan kenaikan limit. 

Apalagi jika ternyata total cicilan yang dimiliki lebih dari 30 persen penghasilanmu. Sekalipun pengajuan peningkatan limit kartu kredit disetujui, kondisi seperti ini justru membahayakan keuanganmu. 

Hanya ajukan kenaikan limit kartu kredit saat dibutuhkan

Sudah mantap mengajukan permohonan kenaikan limit kartu kredit? Yuk, cek lagi tujuanmu meminta kenaikan limit. Jika ini dilakukan hanya untuk menambah koleksi tas, sepatu baru, atau keperluan konsumtif lainnya, sebaiknya urungkan niatmu menambah limit kartu kredit.

Ingat, pada dasarnya kartu kredit adalah alat pembayaran, bukan kartu utang. Jika salah digunakan bisa-bisa kamu terjerat tumpukan utang.

(Baca: Deretan Kegunaan Kartu Kredit yang Bikin Untung)

Tapi, jika tujuan peningkatan limit untuk memudahkan transaksi harian, seperti pembayaran tagihan, atau untuk keperluan bisnis, ini baru layak dilakukan. 

Selamat mencoba!

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site