GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

9 Tips Work From Home Supaya Tetap Produktif dan Sehat

Tidak terasa sudah memasuki bulan-bulan terakhir 2020. Bagi kamu yang berstatus karyawan, tidak terasa pula sudah menjalankan work from home (WFH) alias kerja dari rumah sekitar tujuh bulan lamanya karena pandemi. Supaya tetap produktif dan sehat, ada sejumlah tips yang bisa kamu coba nih.

Sejak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020, banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan WFH. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sampai membatasi sektor usaha apa saja yang masih boleh dikerjakan langsung dari kantor saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan.

Ada beberapa sektor usaha yang sudah familiar dengan WFH, tetapi ada pula yang belum pernah menerapkan konsep ini. Hal ini berujung pada kelirunya pemahaman tentang sistem WFH. Ada yang merasa dengan WFH berarti karyawan bisa bekerja dan dihubungi seharian penuh, ada juga yang merasa WFH berarti pekerjaan bisa dikesampingkan atau sama dengan cuti.

Untuk mencegah hal-hal ini, Finder membagikan berbagai tips agar kamu bisa menjalankan konsep work from home dengan produktif dan sehat.

1. Mandi dan gunakan pakaian kantor

Dengan cara ini, kamu akan merasa “benar-benar” bekerja walaupun dilakukan dari rumah. Meskipun tidak bertemu dengan siapa-siapa, termasuk klien, tidak ada salahnya berpakaian rapi. Mood bekerja bisa meningkat dan membuatmu bersemangat untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk.

2. Temukan posisi kerja yang nyaman

Posisi bekerja yang nyaman akan berpengaruh terhadap kenyamanan kamu bekerja. Pasang meja dan kursi kerja yang nyaman agar posisi tubuhmu saat bekerja juga nyaman. Ingat, kamu akan bekerja selama sekitar 7-8 jam sehari atau bahkan lebih. Jangan sampai bahu dan pundakmu jadi terganggu karena posisi duduk yang tidak nyaman.

Kalau memungkinkan, kamu bisa menempatkan meja kerja di dekat jendela supaya terkena sinar matahari dan udara segar, sekaligus melihat pemandangan di luar sehingga matamu bisa beristirahat sebentar dari monitor. Kamu juga bisa berpindah-pindah tempat kalau bosan.

3. Tentukan jam kerja

Mengatur jam mulai bekerja dan jam berhenti bekerja akan membantu kamu untuk fokus. Cara ini juga membuatmu bisa membedakan kapan kamu bekerja dan kamu bisa “diganggu” oleh orang rumah. Dengan begini, kamu pun bisa beristirahat dengan tenang ketika memang sudah waktunya istirahat.

Komunikasi dengan atasan dan rekan kerja sangat penting supaya jam kerjamu tetap jelas. Terkadang, ada saja yang merasa dengan sistem kerja dari rumah berarti bisa mengganggu karyawan atau rekan kerja kapan saja, tanpa tahu waktu.

4. Komunikasi dengan orang rumah

Bekerja dari rumah berarti harus menghadapi situasi di rumah yang mungkin tidak kondusif, terutama untuk yang sudah berkeluarga atau tinggal dengan orang tua. Apalagi, saat ini, semua anggota keluarga lebih banyak beraktivitas di rumah.

Penting untuk berkomunikasi dengan orang rumah dan memberikan pengertian kepada mereka bahwa kamu memerlukan ruang untuk bisa fokus bekerja. Inilah mengapa jam kerja yang lebih jelas akan membantu memperlancar komunikasimu dengan orang rumah. Pasangan, anak-anak, dan orang tuamu tahu kapan waktumu beristirahat serta kapan kamu tidak bisa diganggu.

(Baca:

Work From Home, Waspada Biaya-Biaya Ini Jadi Bengkak)

5. Pastikan koneksi internet aman dan lancar

Work from home sangat mengandalkan keamanan dan kelancaran jaringan internet. Koneksi internet yang lambat bisa berakibat pekerjaan tidak selesai dan diomeli atasan. Bandingkan berbagai provider internet yang menawarkan koneksi lancar dengan harga yang masuk akal.

6. Buat daftar pekerjaan

To-do list akan sangat membantu fokus bekerja karena pekerjaanmu jadi lebih terorganisir. Langkah ini juga efektif mencegah kamu kelelahan karena bekerja terlalu banyak dan membantumu menahan diri untuk tidak terlalu ambisius. Apalagi, bagi kamu yang harus bekerja sambil menjaga anak. Pada saat sulit seperti ini, kesehatan mentalmu sangat perlu dijaga.

Ada banyak cara untuk membuat daftar pekerjaan, mulai dari menggunakan aplikasi seperti Google Tasks dan Evernote sampai yang sederhana seperti Post-It.

7. Tetap berhubungan dengan rekan kerja

Komunikasi dengan rekan kerja harus tetap dijalin agar pekerjaan selesai dengan baik. Namun, bukan berarti komunikasi dengan kolega terbatas terkait pekerjaan.

Saat lowong atau istirahat, kamu bisa mengobrol santai tentang hal-hal di luar pekerjaan dengan rekan kerja. Atau, memanfaatkan aplikasi konferensi video untuk makan siang bersama secara virtual. Dengan begini, koneksimu dengan dunia luar tetap terjaga.

8. Olahraga dan makan teratur

Duduk di posisi yang sama berjam-jam setiap harinya tidak baik untuk tubuh. Oleh karena itu, kamu tetap harus menjaga kesehatan dengan berolahraga dan makan dengan benar. Dengan tetap bergerak dan makan tepat waktu, tubuhmu akan terasa lebih berenergi dan stres pun berkurang.

Ada berbagai jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah, mulai dari peregangan ringan, lompat tali, yoga, mengikuti High-Intensity Interval Training (HIIT) di YouTube, atau jalan pagi. Usahakan untuk meluangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga setiap harinya.

(Baca:

Pandemi Covid, Ini Cara Mengatur Keuangan dengan Dana Minim)

9. Ambil cuti

Work from home bukan berarti kamu tidak bisa mengambil cuti lho. Meskipun kamu tidak bisa berlibur ke luar kota atau ke luar negeri, tetapi kamu bisa mengistirahatkan pikiran dari berbagai urusan kantor. Kamu bisa menghabiskan cuti di rumah dengan beristirahat, merealisasikan rencana mengubah warna cat kamar yang selama ini selalu tertunda, membangun kebun hidroponik di halaman, atau hal lainnya.

Biasanya, setelah cuti kamu akan lebih fokus dalam bekerja karena pikiran kembali segar dan ide-ide baru bermunculan.

Pandemi yang belum mereda membuat banyak kantor masih menerapkan WFH sampai waktu yang belum ditentukan. Dengan menjaga tubuh tetap sehat dan pikiran tetap segar, produktivitas juga akan meningkat. Jangan sampai work from home justru mengganggu kesehatan diri dan hubunganmu dengan keluarga serta teman. Cek terus Finder untuk berbagai tips bekerja dari rumah anti bosan dan produktif lainnya ya!

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site