GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

5 Pinjaman untuk Modal Bisnis Online

Zaman sekarang, siapa saja bisa punya bisnis online. Tapi, tidak semua orang bisa sukses mendulang uang dari sana. Salah satu kendala yang kerap ditemui para calon pengusaha adalah modal usaha yang terbatas.

Ibarat kendaraan, modal usaha adalah bahan bakar yang membuat bisnis bisa terus berjalan. Kalau modal kurang, bisnis pun bisa berhenti di tengah jalan.

Umumnya, modal usaha bisnis online tak sebesar bisnis offline. Sebab, tak diperlukan biaya operasional seperti uang sewa tempat, listrik, dan sebagainya. Tapi, untuk memproduksi barang atau menyediakan layanan yang ditawarkan modal uang tetaplah dibutuhkan.

Salah satu cara mendapatkan pendanaan bisnis online yang paling mudah adalah dengan merogoh tabungan pribadi. Dengan begitu, kamu jadi tak perlu menanggung beban bunga pinjaman. Tapi bagaimana kalau saldo tabungan belum memadai?

Alternatif lainnya adalah dengan mengajak teman atau keluarga untuk menjalani bisnis bersama. Modal usaha yang diperlukan bakal terasa lebih ringan.

Tapi, sudah jadi rahasia umum bahwa mencari rekan bisnis yang punya visi dan misi sama bagai mencari jarum dalam tumpukan jerami. Tidak mustahil sih, tapi bukan hal yang mudah buat dilakukan. Belum lagi kalau ada permasalahan dalam bisnis, relasi pribadi pun bisa ikut terdampak.

Pinjam modal usaha ke bank? Bisa saja, tapi harus siap menyerahkan agunan alias jaminan. Bagi kamu yang belum punya cukup aset yang bisa dijadikan jaminan, opsi ini jadi mimpi belaka.

Tenang, jangan merasa buntu dulu. Masih ada kok layanan pinjaman modal usaha buat bisnis online tanpa agunan dan persyaratan lain yang merepotkan. Berikut di antaranya.

1. Modalku

Alternatif layanan pinjaman yang cocok buat pengusaha online adalah layanan peer-to-peer lending, sepertiModalku. Layanan financial technology (fintech) satu ini menghubungkan para pemilik usaha kecil dan menengah dengan pemberi pinjaman.

Khusus bagi pengusaha online, Modalku menawarkan pinjaman hingga Rp 100 juta dengan tenor sampai satu tahun. Mulai dari pelaku usaha e-commerce, sosial media, hingga transportasi online bisa ajukan pinjaman di sini.

Syaratnya pun cukup mudah, yaitu hanya KTP dan rekening koran selama tiga bulan terakhir. Adapun, kriteria pengusaha online yang bisa mengajukan pinjaman, adalah sebagai berikut:

  • Memiliki usaha perdagangan barang di platform online manapun
  • Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, atau Surabaya
  • Telah menjalankan usaha lebih dari 6 bulan
  • Memiliki pendapatan bulanan mulai dari Rp 6 juta

Proses pengajuan pinjaman kurang lebih memakan waktu tiga hari. Kalau pengajuan disetujui, kamu akan mendapatkan pinjaman dengan bunga mulai dari 1,5 persen per bulan atau 18 persen per tahun.

(Baca:

Inilah Waktu-Waktu yang Tepat Ajukan Pinjaman Usaha)

2. Akseleran

Akseleran menyediakan pinjaman modal usaha bagi pelaku usaha perseorangan, firma, CV maupun PT. Plafon pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 75 juta hingga 200 juta dengan tenor hingga 24 bulan.

Besaran suku bunga pinjaman Akseleran ditetapkan berdasarkan grade dari hasil analisis kelayakan risiko usaha. Makin rendah risikonya, makin ringan pula bunga pinjamannya.

Akseleran mematok bunga kompetitif mulai dari 6,48 persen hingga 17 persen flat per tahun. Selain itu, pinjaman juga akan dikenakan biaya sebesar 0,25 persen per bulan dari total pinjaman yang cair, serta biaya notaris dan proses dokumentasi hukum.

Syarat pengajuan pinjaman:

  • Usaha sudah berjalan lebih dari satu tahun
  • Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Banten, atau Bandung (jika di luar lokasi tersebut, pinjaman bisa dilakukan dengan syarat plafon di atas Rp 200 juta)
  • Bisnis online sudah menghasilkan laba bersih di 1 tahun terakhir
  • Memiliki laporan keuangan
  • Membuat proposal pinjaman

3. Investree

modal-bisnis-online

Bagi penjual aktif di e-commerce, kamu bisa dapattambahan modal dari Investree hingga Rp 2 miliar. Bunga pinjaman mulai dari 0,9 persen per bulan dengan tenor pendek berkisar antara 3 hingga 24 bulan.

Namun, pinjaman ini hanya bisa diajukan untuk pengusaha online di salah satu mitra Investree, yaitu Lazada, Bukalapak, Matahari Mall, Tokopedia.

Selain dikenakan bunga pinjaman, kamu pun harus membayar biaya marketplace sebesar 5 persen dari nilai pinjaman. Bagi pelaku usaha perseorangan, syarat dokumen yang diperlukan hanya KTP dan NPWP.

4. Tunaiku

Tunaiku memang tidak menyediakan fitur pinjaman khusus pengusaha online. Tapi, layanan pinjaman yang tersedia tetap bisa dimanfaatkan sebagai modal usaha bisnis online.

Hanya dengan KTP, kamu bisa dapat pinjaman tambahan modal hingga Rp 20 juta, dengan tenor hingga 20 bulan.

Pinjaman Tunaiku akan dipotong biaya administrasi sebesar Rp 540 ribu serta dikenakan bunga sebesar 3-4 persen per bulan. Dibandingkan tiga pilihan pinjaman sebelumnya, bunga pinjaman Tunaiku memang tergolong cukup besar ya.

Sebagai informasi, Tunaiku berada di bawah PT Bank Amar Indonesia Tbk. dan terdaftar serta diawasi oleh OJK Indonesia. Dengan begitu, tak perlu cemas soal keamananya.

(Baca:

7 Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan Terbaik 2020)

5. Koinworks

Apa pun bisnis yang kamu jalani, kamu bisa ajukan pendanaan dari Koinworks. Bunga cicilan pinjaman dari Koinworks mulai dari 0,75 persen hingga 1,67 persen per bulan.

Selain bunga, biaya pinjaman di Koinworks meliputibiaya persetujuan kredit sebesar 2 hingga 4 persen, asuransi jiwa sebesar 0,24 persen, serta biaya administrasi sebesar Rp 100 ribu.

Jika tertarik mengajukan pinjaman di Koinworks, kamu cukup siapkan KTP, NPWP untuk pengajuan di atas Rp 50 juta, kartu keluarga jika sudah menikah, dan mutasi rekening. Mudah, kan?

Itulah beberapa alternatif modal usaha buat bisnis online yang sedang kamu jalankan. Jika melihat bunga dan biaya yang dikenakan, memang terhitung cukup tinggi. Namun, dengan strategi bisnis dan pengelolaan yang tepat, biaya yang dikeluarkan bakal sepadan dengan keuntungan yang nanti didapat.

Tingginya biaya pinjaman juga bisa sebagai pengingat untuk menggunakan dana usaha secara bijak dan profesional. Yang paling penting, usahakan jangan mencampur uang usaha dengan kas pribadi. Dengan demikian, jika ada kendala keuangan pada bisnismu, sebisa mungkin arus kas pribadi tetap aman.

Semoga berhasil ya!

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked
Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site