GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

5 Cara Hemat Listrik di 2020

Memasuki tahun 2020, saatnya menerapkan gaya hidup yang lebih hemat dari tahun sebelumnya. Tentunya kamu ingin cepat mencapai kebebasan finansial bukan? Nah, buat yang di tahun 2019 gaya hidupnya masih boros, sekarang waktunya mengencangkan ikat pinggang.

Salah satu yang bisa diirit-irit adalah pengeluaran untuk tagihan listrik. Coba, sekarang siapa sih yang tidak butuh listrik? Sudah pasti, tagihan listrik jadi pengeluaran rutin tiap bulan, kan? Kalau bisa menghemat pos ini, pasti akan terasa sekali efeknya untuk bujet bulanan kita.

Cara hemat listrik sebetulnya tak selalu berat. Banyak yang bahkan sepele. Tapi kadang justru yang sepele ini yang terlewat. Berikut ini contoh cara hemat listrik yang sederhana dalam hidup sehari-hari:

1. Matikan saat tak digunakan

Di hotel-hotel yang sudah menerapkan sistem elektrik terpadu, semua perangkat elektronik otomatis mati ketika kartu pengganti kunci kamar tak dipasang. Itu salah satu usaha hotel buat hemat listrik.

Kita di rumah bisa meniru cara hemat listrik itu supaya tagihan tak membengkak. Tapi butuh usaha ekstra karena semua serba manual. Mungkin baru segelintir orang yang sudah punya sistem elektrik terpadu di rumahnya.

Yang sering terlupa adalah lampu dan televisi. Tak jarang terjadi televisi yang nonton orang, bukan orang nonton televisi. Soalnya orangnya tidur, sementara televisi masih menyala.

Triknya adalah pakai timer atau pengaturan waktu sehingga televisi bisa mati sendiri sesuai dengan waktu yang ditentukan kalau ketiduran. Kalau lampu, bisa pakai pengingat seperti stiker “matikan kalau tak digunakan” yang ditempel di dekat saklar.

Stiker ini bisa dibeli di supermarket atau toko perkakas di mal. Bisa juga bikin sendiri atau pesan di toko online dengan kalimat yang lebih memotivasi, misalnya “matikan demi tagihan”.

(Baca:

Mudah! Ini 4 Cara Cek Tagihan PLN Online Pakai Smartphone)

2. Cari substitusi hemat listrik

Beberapa kebutuhan rumah tangga yang butuh listrik bisa diakali demi penghematan. Misalnya pemakaian pengering di mesin cuci.

Ketimbang terus pakai pengering, apalagi di-setting maksimal, mending manfaatkan sinar matahari. Ini terutama saat musim panas, ya. Jemur satu-dua jam juga sudah kering.

Lalu, di tengah cuaca panas, peran AC bisa digantikan tanaman di halaman yang bikin sejuk, ventilasi yang lebar, dan plafon rumah yang tinggi. Substitusi itu tak perlu listrik sama sekali.

Contoh lain adalah penggunaan alat elektronik teknologi terbaru yang hemat energi listrik. Misalnya pakai lampu LED ketimbang bohlam atau neon. AC, kulkas, dan mesin cuci yang inverter pun digadang-gadang lebih irit listrik.

3. Praktikkan trik khusus

Buat yang alat elektroniknya belum up-to-date alias masih jadul, masih bisa kok hemat listrik. Ada beberapa trik khusus untuk itu.

Kulkas, misalnya, pastikan setting tingkat dingin tidak mentok maksimal. Usahakan paling minim, setidaknya tengah-tengah. Jadi konsumsi listrik tak terlalu banyak.

Saat menyeterika sebaiknya sekalian banyak dan tidak diset terlalu panas. Seterika butuh listrik besar untuk proses menjadi panas. Kalau sedikit-sedikit menyeterika, konsumsi bakal lebih besar.

Dispenser sebaiknya khusus buat minum air biasa saja. Sebab, listrik yang dibutuhkan buat air panas dan dingin di dispenser amat besar.

Gunakan air panas saat masak nasi di rice cooker. Jadi proses masak lebih singkat dan hemat energi listrik. Jangan lupa cabut steker kalau nasi sudah dimakan agar pemanasan berhenti.

Steker atau colokan listrik juga mesti dicabut jika sudah tak digunakan. Yang sering terlupa adalah charger. Padahal masih ada listrik yang disedot saat colokan tertancap meski alatnya tak digunakan.

4. Pakai listrik pulsa

Listrik sekarang bisa pakai sistem prabayar seperti pulsa telepon. Dengan listrik pulsa, kita bisa tentukan sendiri penggunaan alat elektronik demi hemat energi listrik.

Misalnya sebulan dipatok pulsa Rp 300 ribu sebagai target pengeluaran listrik. Rajin-rajinlah cek meteran dan sensitif pada bunyi yang memberi notifikasi tanda pulsa listrik mau habis.

Bila sudah menjelang batas patokan, segera hemat listrik maksimal. Dengan demikian, target pengeluaran listrik tak terlampaui dan rekening pun aman.

(Baca:

Simak, Ini Cara Menghitung Tarif Listrik yang Benar)

5. Pakai panel surya

Cara hemat listrik terakhir ini bisa dikatakan tidak murah. Namun panel surya adalah investasi yang ciamik buat masa depan.

Pemasangan panel surya bisa menjadi alternatif sumber energi listrik selain dari PLN. Tak perlu muluk-muluk, listrik dari panel surya dipakai buat lampu dulu, misalnya.

Itu sudah lumayan hemat untuk menekan tagihan listrik PLN. Jadi tak seluruh sumber listrik di rumah berasal dari PLN.

Di kota-kota besar seperti Jakarta, sudah banyak penyedia panel surya yang bisa sekaligus memasangnya. Biaya pemasangan panel surya memang tinggi. Tapi manfaatnya luar bisa demi hemat energi listrik, sekaligus hemat pengeluaran.

Hemat listrik sejatinya tak sulit kalau kita mau berusaha. Ada lima poin cara hemat listrik, tapi isinya padat dan itu pun masih bisa dikembangkan berdasarkan ide kreatif masing-masing.

Yang mesti diingat adalah umumnya elektronik yang kerjanya memanaskan, seperti rice cooker, pengering/dryer, dan seterika, lebih banyak memakan listrik ketimbang yang mendinginkan. Jadi harus bijak menggunakannya.

Ketimbang bayar tagihan lebih karena boros, mending uangnya buat hal lain yang lebih menguntungkan. Buat investasi, misalnya. Atau jadi peserta asuransi demi melindungi keuangan pada masa depan.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site