GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

3 Tempat dan Cara Beli Reksadana yang Aman dan Menguntungkan

Begitu mendengar istilah “reksadana”, orang mungkin akan langsung mengernyitkan dahi, tanda bingung. Reksadana adalah alat investasi yang makin populer dan lebih terjangkau belakangan ini. Tapi tak sedikit yang masih awam sehingga tak bisa menikmati keuntungan reksadana. Padahal cara beli reksadana dan memanfaatkannya tak sesulit yang dibayangkan.

Dulu orang beli reksadana harus datang langsung ke kantor penyedia jasa penjualan reksadana. Kini ada pilihan membeli reksadana secara online yang lebih praktis. Terdapat tiga tempat dan cara beli reksadana yang bisa dipastikan keamanan dan keuntungannya. Berikut ini 3 tempat beli reksadana di tempat aman yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

1. Bank Kustodian

Pengertian bank kustodian menurut OJK adalah bank umum yang memiliki izin melakukan kegiatan jasa terkait dengan efek, termasuk mengelola reksadana nasabahnya. Bank kustodian bekerja sama dengan perusahaan manajer investasi dalam mengelola reksadana terbuka berupa kontrak investasi kolektif. Tapi bank kustodian dan manajer investasi itu tidak boleh terafiliasi alias tidak berada di bawah naungan grup perusahaan yang sama. Pelarangan ini bertujuan menjamin keamanan reksadana nasabah.

Bank kustodian tidak menyatukan aset reksadana yang dikelola dengan aset sendiri. Jadi keamanan dan keuntungan nasabah dari reksadana tetap terjamin bila bank kustodian ataupun manajer investasi gulung tikar.

Cara beli reksadana di bank kustodian amat mudah, terutama bila kamu sudah punya rekening di bank tersebut. Cukup datang ke bank dengan membawa kartu tanda penduduk dan buku tabungan, lalu membeli reksadana sesuai dengan syarat minimum bank tersebut. Beberapa bank menyediakan fasilitas beli reksadana online melalui aplikasinya. Tapi syarat utama tetap harus memiliki rekening tabungan di bank itu.

(Baca: 

6 Tempat Investasi Reksadana Online, Modal Mulai Rp 10.000)

2. Agen Penjual Efek Reksadana (APERD)

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39/POJK.04/2014 tentang Agen Penjual Efek Reksa Dana menyebut APERD sebagai pihak yang bertugas menjual reksadana menurut kontrak kerja sama dengan perusahaan manajer investasi. Dengan demikian, APERD berfungsi layaknya perusahaan pemasaran reksadana yang dikelola manajer investasi. OJK menyatakan individu yang memasarkan reksadana mesti memiliki izin sebagai wakil agen penjual reksadana. Izin itu menandakan orang tersebut punya otoritas menjual reksadana sehingga keamanan nasabah lebih terjaga.

Bank sejatinya juga bisa digolongkan sebagai APERD. Tapi kini APERD lebih mengacu pada pihak seperti perusahaan sekuritas, perusahaan financial technology (fintech), pegadaian, serta asuransi. Marketplace alias mal online juga berperan dalam penjualan reksadana oleh APERD, terutama yang khusus hanya menjual reksdadana. Cara beli reksadana di APERD jadi makin mudah dan murah lewat marketplace.

Cara beli reksadana di APERD bisa secara online maupun offline. Syarat dan ketentuannya berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing APERD. Cara beli reksadana online di APERD lebih gampang. Cukup dengan mendaftar di situs atau aplikasi APERD, lalu transfer dana pembelian sesuai dengan ketentuan, kamu langsung menyandang status investor reksadana.

3. Manajer Investasi

Manajer investasi adalah perusahaan atau individu yang bertindak sebagai pengelola investasi nasabah, termasuk reksadana. Dalam pengelolaan itu, manajer investasi bertugas memilih produk reksadana yang menjanjikan bagi nasabah, memutuskan kapan akan menjual atau membeli reksadana, serta memberikan laporan investasi secara rutin kepada nasabah. Perusahaan manajer investasi mesti terdaftar di OJK, sedangkan individu di dalamnya wajib memiliki izin sebagai wakil manajer investasi. Ketentuan itu bertujuan menjamin keamanan nasabah.

Cara beli reksadana di manajer investasi juga bisa secara offline maupun online. Sejumlah perusahaan manajer investasi telah memiliki aplikasi di smartphone yang menyediakan sarana pembelian hingga pencairan reksadana.

(Baca: 

4 Tips Investasi Reksa Dana yang Gampang Buat Pemula)

Dari tiga tempat tersebut, cara beli reksadana pada intinya terdiri atas tiga tahap yang sederhana:

1. Mendaftarkan diri

2. Memilih produk reksadana

3. Mentransfer dana pembelian reksadana

Setelah transfer dana, kamu akan mendapat surat konfirmasi transaksi dan telah resmi memiliki investasi reksadana. Beberapa tempat pembelian reksadana meminta syarat deposit sejumlah uang. Pastikan kamu memahami cara beli reksadana dan memilih tempat yang tepercaya, yakni telah terdaftar di OJK. Kamu bisa mengecek daftar manajer investasi, APERD, dan bank kustodian yang sudah terdaftar di situs OJK.

Jangan lupa memantau performa produk reksadana yang dibeli untuk memastikan keuntungan. Meski produk itu dikelola manajer investasi, kamu sebagai investor berwenang penuh untuk mengalihkan investasi serta menarik dana kapan pun, baik ketika untung maupun buntung. Namanya investasi, kamu harus selalu siap menerima keuntungan ataupun kerugian.

Reksadana merupakan instrumen investasi yang ramah pemula. Masyarakat yang baru menceburkan diri di dunia investasi sangat disarankan mencoba reksadana dulu sebagai batu loncatan sekaligus sarana belajar. Risiko reksadana terbilang rendah dengan potensi imbal hasil relatif besar.

Meski begitu, sebelum membeli, pastikan kamu sudah paham betul cara kerja reksadana. Termasuk bagaimana membaca prospektus dan portofolio reksadana. Jangan sungkan untuk bertanya kepada manajer investasi yang mengelola reksadanamu bila ada yang belum dipahami.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site