GoBear is now part of Finder

Finder is committed to editorial independence. While we receive compensation when you click links to partners, they do not influence our content.

10 Cara Mendapatkan Uang dari Internet dengan Modal Minim

Perkembangan teknologi membuat kehadiran internet makin tak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Disadari atau tidak, hal ini juga membuka makin banyak peluang bisnis. Ada banyak cara mudah mendapatkan uang dari internet dengan modal minim lho.

Ingin punya pekerjaan sampingan atau pendapatan tambahan tetapi modal minim atau bahkan tidak punya modal sama sekali? Sebenarnya, kalau kamu lihai mencari celah, dengan online di internet pun kamu bisa memperoleh pemasukan tambahan. Caranya adalah dengan memanfaatkan platform atau aplikasi yang ada.

Media sosial menjadi medium yang paling mudah dimanfaatkan. Sudah ada banyak contoh di mana para pemilik akun media sosial menggunakan kanal tersebut untuk menyalurkan kreativitasnya, yang kemudian menghasilkan uang dari iklan atau pekerjaan lain dari klien.

Lalu, apa saja cara mendapatkan uang dengan mudah dari internet?

1. Blogging

Kalau kamu senang menulis dan bercerita, maka menjadi blogger bisa dipertimbangkan. Selain menuliskan kisah pribadi, kamu juga bisa menyediakan medium bagi pihak lain untuk mempromosikan produk atau layanannya. Misalnya, travel blogger bisa mendapat undangan jalan-jalan ke daerah wisata tertentu dari pemerintah setempat atau sponsor lainnya, blogger otomotif bisa diundang menghadiri peluncuran mobil terbaru, atau blogger khusus gadget mencoba gawai teranyar yang bahkan belum dirilis secara resmi, dan lain-lain.

Dengan menyediakan konten yang dibutuhkan banyak orang dan memaparkannya dengan baik, akan makin banyak pembaca yang mampir ke blog kamu. Kalau kamu memang sudah berniat menjadikan blog tersebut sebagai cara mencari uang, maka sebaiknya fokus di sektor tertentu yang menjadi keahlian kamu. Dengan demikian, isi blog kamu akan lebih berbobot karena kamu memahami dengan baik apa yang disampaikan.

Praktis modal memiliki blog hanya jaringan internet. Kamu juga perlu belajar tentang ilmu SEO supaya blog tersebut bisa menjangkau lebih banyak orang.

2. YouTube

Familiar dengan nama Atta Halilintar? Mengutip Kompas.com, Atta adalah salah satu YouTuber terkaya di Indonesia. Per Juni 2020, dia sudah memiliki 23,8 juta subscriber dengan pendapatan per bulan diproyeksi mencapai US$ 27,5 ribu-US$ 439,8 ribu, sekitar Rp 385 juta-Rp 6,16 miliar.

Ada banyak tema yang bisa diangkat sebagai fokus utama membangun channel YouTube. Ryan Kaji, yang baru berusia 8 tahun dan merupakan YouTuber dengan penghasilan tertinggi sedunia seperti dilaporkan Forbes, mengambil tema sederhana yaitu unboxing mainan. Bermula dari media sosial ini, sekarang dia memiliki bisnis pakaian, mainan, serta kontrak dengan stasiun televisi.

Tema lain yang juga banyak dipilih adalah kecantikan, otomotif, dan produk elektronik. Bentuk videonya bisa berupa informasi umum, tutorial, atau bincang-bincang.

(Baca:

Mau Dapat Uang dari YouTube? Pakai 10 Jurus Sakti Ini)

3. Instagram

Mirip dengan YouTube, Instagram dapat dimonetisasi dengan menampilkan hobi atau keahlian kamu. Misalnya, kalau kamu memiliki hobi makan maka kamu bisa berbagi informasi tentang berbagai jenis jajanan favorit, berbagi pengalaman diving di berbagai spot di seluruh Indonesia, atau membagikan tutorial membersihkan wajah dengan benar. Siapa tahu kamu dapat tawaran endorse dari merek skin care ternama.

Akun Instagram yang telah dikenal banyak orang dan memiliki follower yang banyak dapat dimonetisasi. Satu unggahan bisa bernilai ratusan ribu rupiah sampai ratusan juta rupiah lho. Fitur Instagram Live yang hanya berlangsung 60 detik bahkan bisa lebih mahal lagi tarifnya.

Mengacu ke data lembaga pemasaran Hopper HQ, The Rock memuncaki daftar Instagrammer dengan tarif paling tinggi sedunia. Untuk satu unggahan, dia mematok tarif US$ 1,01 juta. Disusul oleh Kylie Jenner dengan tarif US$ 986 ribu dan pesepak bola Cristiano Ronaldo dengan US$ 889 ribu.

Instagrammer Indonesia pun masuk daftar 50 besar, diwakili oleh Raditya Dika dengan tarif yang bisa mencapai US$ 83,5 ribu per unggahan. Kalau dikonversi ke rupiah, maka nilainya setara dengan Rp 1,2 miliar! Tarifnya ini bahkan lebih besar dari Chrissy Teigen, yang berada di peringkat 55 dengan bayaran US$71, 2 ribu.

4. Membangun toko online

Berdagang secara online bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kalau kamu tidak memiliki produk sendiri atau tidak mau repot mengembangkan produk baru, kamu bisa menjadi dropshipper bagi produk orang lain. Dengan sistem ini, kamu bahkan tidak perlu menyimpan stok karena pengiriman dilakukan langsung oleh pemilik produk ke konsumen.

Metode lainnya adalah dengan mengumpulkan produk-produk yang populer di berbagai platform, contohnya AliExpress, kemudian kemas kembali agar lebih menarik. Kamu bisa memanfaatkan platform gratis seperti WordPress untuk dijadikan tempat memajang produk-produk yang dijual.

Tapi, walaupun kamu tidak memproduksi barang dijual, riset pasar dan kualitas barang tetap harus dilakukan untuk menjamin kepuasan pelanggan. Kemampuan supplier untuk memasok barang juga tidak boleh luput dilakukan.

(Baca:

13 Bisnis Online yang Mudah dan Menggiurkan di Era Internet)

5. Kursus atau pelatihan online

Saat ini, ada banyak platform yang menjual berbagai paket kursus atau pelatihan secara daring. Kamu bisa bergabung dengan platform tersebut untuk membagikan keahlian yang kamu miliki dengan orang lain, sekaligus mendapatkan uang dari situ. Contohnya, kelas public speaking atau bagaimana berbicara di depan umum, kursus menulis atau fotografi, dan lain-lain.

Untuk memastikan para peserta memahami ilmu yang dibutuhkan, tentunya kamu harus menyusun materi dengan baik dan menyampaikannya dengan baik pula. Kalau feedback dari para peserta positif, maka reputasimu akan meningkat dan pelatihan yang kamu berikan akan lebih banyak dicari orang.

Ketika banyak orang merasakan imbas negatif dari pandemi Covid-19 di pekerjaan atau pendapatan mereka, banyak yang mencoba meningkatkan keterampilan yang dimiliki. Siapa tahu pelatihan yang kamu berikan bermanfaat menambah skill bagi orang lain yang sedang mencari pekerjaan.

6. Jual beli domain

Jangan salah, jual beli domain juga bisa menghasilkan keuntungan yang menarik. Langkah pertama, cek apakah suatu nama domain sudah digunakan atau belum. Ada banyak situs untuk memeriksa apakah suatu domain sudah ada yang punya atau belum, misalnya GoDaddy atau Cek Domain.

Kalau belum ada yang punya, kamu tinggal membeli domain tersebut. Situs lain yang menyediakan layanan jual beli domain di antaranya Flippa dan Sedo.

Karena nama domain terkait dengan branding suatu produk atau jasa, maka makin unik dan spesifik nama domain yang dipilih, makin besar pula kemungkinan domain tersebut dicari orang. Maka, makin mahal pula harganya. Keuntungan dari jual beli domain ini bahkan bisa mencapai ribuan dolar AS per tahun.

7. Berjualan stok foto

Berjualan foto dapat menjadi alternatif bagi mereka yang senang fotografi. Banyak situs maupun publikasi yang memerlukan foto ilustrasi dengan berbagai tema, seperti makanan, properti, peristiwa, dan lain-lain. Kalau kamu tidak punya situs pribadi, maka kamu bisa menjualnya di Adobe Stock, Shutterstock, Alamy, atau situs-situs lainnya.

Kamu akan dibayar per unduhan. Artinya, setiap kali ada orang yang mengunduh fotomu, kamu akan otomatis mendapat pembayaran. Meski harganya relatif murah, hanya beberapa ribu rupiah sekali unduhan, tetapi nilainya tentu akan terus bertambah kalau jumlah orang yang mengunduh juga terus naik.

Bergabung dengan platform jual beli foto sebenarnya lebih praktis karena sudah ada perjanjian lisensi dan kamu tidak perlu repot mengurus pembayaran. Perjanjian lisensi ini berkaitan dengan hak cipta foto dan royalti, di mana foto tersebut tetap menjadi milik kamu dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain selain yang sudah disepakati. Kalau foto tersebut ternyata digunakan untuk kepentingan lain tanpa sepengetahuan dan persetujuan kamu, maka kamu bisa menggugat pihak-pihak yang terkait. Demikian juga kalau ternyata fotomu dicatut dan diakui sebagai milik orang lain.

8. Menjadi spesialis SEO

Kebutuhan terhadap orang-orang yang memiliki keahlian mendalam di SEO terus meningkat. Apalagi, mesin pencari seperti Google berperan sangat besar terhadap keberhasilan pemasaran suatu situs atau platform daring.

Spesialis SEO bisa dibayar bulanan atau per proyek. Penghasilan yang didapat bisa mencapai puluhan juta rupiah kalau posisinya sudah cukup tinggi, misalnya manajer. Para pekerja lepas atau freelancer juga dapat memperoleh penghasilan yang besar kalau mengerjakan banyak proyek sekaligus.

Untuk bisa menjadi spesialis SEO, kamu harus mempunyai pengetahuan tentang kata kunci (keyword) yang ada di peringkat teratas alias paling populer, bagaimana cara menaikkan peringkat suatu situs, dan sebagainya. Selain mengikuti kursus khusus secara offline, kamu juga bisa mempelajari hal-hal ini sendiri secara online seperti di Moz.

9. Program afiliasi

Program afiliasi adalah sistem di mana kamu mengulas suatu produk yang dijual merchant tertentu, yang disertai dengan tautan untuk menjual produk tersebut. Kalau ada pengunjung situs atau follower media sosial kamu mengeklik tautan tersebut dan membeli produk itu, maka kamu akan mendapat komisi. Besaran komisinya bisa mencapai 60%-70% dari tiap pembelian yang terjadi.

Untuk bergabung dengan afiliasi, kamu harus lebih dulu mendaftar ke platform yang menyediakan layanan ini. Contohnya, Amazon Associates Central. Di Indonesia juga ada berbagai platform program afiliasi seperti Niagahoster dan Hostinger.

Untuk bisa menjalankan program afiliasi, tentunya situs atau akun media sosial kamu harus selalu aktif dan update. Kamu juga mesti membuat konten yang menarik supaya para audiens tertarik untuk membeli produk terkait.

10. Jual desain

Media sosial bisa menjadi sarana memasarkan keahlian dan kreativitas kamu, termasuk dalam hal desain dan seni. Kamu bisa menjual desain yang bisa digunakan di berbagai produk, seperti casing ponsel, kaus, stiker, atau bahkan dijadikan hiasan dinding.

Selain itu, kamu juga dapat memperlihatkan hasil desainmu dan mendapatkan uang di berbagai platform, baik di situs khusus desain maupun situs yang ditujukan bagi para pekerja lepas. Ada Sribu.com, Fastwork, Upwork, dan lain-lain.

Tentunya, desain yang kamu lempar ke pasar haruslah milikmu sendiri. Jangan sampai nantinya ada masalah hak cipta atau kasus plagiarisme yang menyeret namamu.

Seperti halnya banyak jalan menuju Roma, ada banyak jalan pula menuju cuan. Yang pasti, kamu harus lihai mencari celah dan terus meningkatkan keahlian yang dimiliki supaya bisa mendapatkan uang dengan modal minim lewat internet. Bisa jadi suatu hari penghasilan sampinganmu justru lebih besar dibandingkan gaji bulanan dari kantor.

More guides on Finder

Ask an Expert

You are about to post a question on finder.com:

  • Do not enter personal information (eg. surname, phone number, bank details) as your question will be made public
  • finder.com is a financial comparison and information service, not a bank or product provider
  • We cannot provide you with personal advice or recommendations
  • Your answer might already be waiting – check previous questions below to see if yours has already been asked

Finder.com provides guides and information on a range of products and services. Because our content is not financial advice, we suggest talking with a professional before you make any decision.

By submitting your comment or question, you agree to our Privacy Policy and Terms.

Questions and responses on finder.com are not provided, paid for or otherwise endorsed by any bank or brand. These banks and brands are not responsible for ensuring that comments are answered or accurate.
Go to site